Private Placement Tuntas, Bain Capital Kini Kuasai 10,5% Saham Sjahteraraya (SRAJ)
JAKARTA, investortrust.id – PT Surya Cipta Inti Cemerlang selaku pengendali mendivestasi sebanyak 8,55% saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) kepada Bain Capital Credit Member LLC. Kemudian Bain mengeksekusi sebanyak lebih dari 2% saham baru yang diterbiktan SRAJ melalui penambahan modal tanpa HMETD atau private placement.
Manajemen SRAJ dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/3/2025) menyebutkan, Bain Capital membeli sebanyak 1,04 miliar saham SRAJ dengan harga pelaksanaan Rp 280 pada 28 Februari 2025 bernilai Rp 293,31 miliar.
Bain Capital kemudian membeli sebanyak 238,25 saham baru yang diterbitkan SRAJ atau private placement dengan harga pelaksanaan Rp 2.200 pada 26 Februari 2025. Nilai transaksinya mencapai Rp 524,15 miliar.
Baca Juga
Cegah Warga RI Berobat ke Luar Negeri, Mayapada Healthcare (SRAJ) Gandeng Apollo India
“Aksi korporasi tersebut menjadikan Bain Capital menjadi pemegang kedua terbanyak saham SRAJ dengan kepemilikan 10,5%,” tulisnya dalam pengumuman resminya.
Sedangkan Surya Cipta Inti Cemerlang sebagai pengendali menggenggam sebanyak 50,27% saham SRAJ atau turun dari persentase sebelum transaksi tersebut mencapai 58,82% saham.
Sebelumnya, pengelola rumah sakit Mayapada (SRAJ) ini menargetkan kepemilikan 10-12 rumah sakit tahun 2025, dibandingkan jumlah tahun 2024 sebanyak 7 rumah sakit. Perseroan membidik rumah sakit di kota besar. Perseroan menyiapkan belanja modal senilai Rp 350 miliar guna mendukung target tahun ini.
Manajemen SRAJ dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (22/1/2025), menyebutkan bahwa perseroan tengah membangun rumah sakit Mayapada Hospital Jakarta Timur dan Mayapada Apollo Batam Internasional Hospital. Perseroan juga tengah menggarap perluasan Mayapada Hospital Jakarta Selatan.
Baca Juga
Emiten Pengelola Mayapada (SRAJ) Ini Ungkap Target Tahun 2025, Apa Saja?
“Perseroan menargetkan untuk memiliki 10-12 rumah sakit di kota besar serta tetap focus untuk mengoptimalkan operasional rumah sakit yang sudah ada. Pengembangan ini akan memberikan dampak positif terhadap perseroan ke depan,” tulis manajemen SRAJ.
Tahun lalu, SRAJ telah menambah satu unit rumah askit Mayapada Hospital Nusantara di Ibu Kota Nusantara, sehingga total rumah sakit yang dimilikinya bertambah menjadi tujuh unit. Ketujuhnya adalah Mayapada Tangerang, Mayapada Jakarta Selata, Mayapada Bogor, Mayapada Kuningan, Mayapada Surabaya, Mayapada Bandung, dan Mayapada Nusantara.
Selain penambahan rumah sakit, SRAJ berhaasil mencatatkan peningkaan bed occupation rate (BOR) menjadi 57% hingga Desember 2024, dibandingkan akhir tahun 2023 sebanyak 49%. Peningkatan BOR berasal dari penambahan jumlah pasien grup perseroan, meskipun ada penambahan tempat tidur dari 780 unit menjadi 860 unit. Pasien rawat inap juga meningkat dari 40 ribu pasien manjadi 50 ribu pasien tahun 2024.

