Temas (TMAS) Catatkan Penurunan Laba, Apa Pemicunya?
JAKARTA, investortrust.id – PT Temas Tbk (TMAS) membukukan penurun laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari Rp 397,79 miliar pada semester I-2023 menjadi Rp 280,24 miliar hingga akhir semester I-2024.
Manajemen TMAS dalam rilis kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/7/2024), menyebutkan bahwa penurunan tersebut dipicu atas stagnanya pendapatan bersamaan dengan peningkatan beban pokok pendapatan.
Baca Juga
Temas (TMAS) Raih Pinjaman Rp 300 Miliar untuk Tambah Kapasitas Angkut
TMAS membukukan kenaikan tipis pendapatan usaha dari Rp 2,105 triliun menjadi Rp 2,109 triliun hingga Juni 2024. Sebaliknya beban jasa meningakt dari Rp 1,53 triliun menjadi Rp 1,66 triliun. Alhasil laba bruto terpangkas dari Rp 569,92 miliar menjadi Rp 447,76 miliar.
Penurunan laba juga dipicu atas peningkatan beban usaha dari Rp 97,01 miliar menjadi Rp 114,01 miliar. Hal ini membuat laba usaha turun dari Rp 485,34 miliar menjadi Rp 344,61 miliar. Sedangkan beban keuangan perseoran turun dari Rp 43,42 miliar menjadi Rp 34,74 miliar.
Total asset perseroan juga turun dari Rp 4,06 triliun menjadi Rp 3,91 triliun. Liabilitas naik dari Rp 1,48 triliun menjadi Rp 1,51 triliun. Adapun ekuitas turun dari Rp 2,58 triliun menjadi Rp 2,40 triliun.
Baca Juga
Pengendali Ini Kembali Tambah Saham Temas (TMAS) Rp 141,18 miliar
Terkait pergerakan harga saham TMAS, bergerak turun sebanyak 4,94% year to date (ytd) 2024. Saham perusahaan pelayaran ini melemah dari level Rp 156 menjadi Rp 154 per saham.
Sebelumnya, Temas (TMAS) meraih kucuran pinjaman dari PT Temas Lestari sebesar Rp 300 miliar. PT Temas Lestari merupakan pemegang saham utama dengan porsi kepemilikan sebesar 83,56%.
Sekretaris Perusahaan Temas (TMAS) Marthalia Vigita mengatakan, penandatanganan fasilitas pinjaman dilakukan kedua pihak pada 1 Juli 2024.Pinjaman tersebut akan jatuh tempo pada 31 Desember 2025.
Fasilitas pinjaman maksimal sebesar Rp 300 miliar telah disetujui oleh pemegang saham dalam Rapata Umum Pemegang Saham TMAS pada 27 Maret 2024.Dana itu rencananya digunakan untuk membeli barang modal/capex dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha perseroan & entitasnya.
Grafik Saham TMAS

