Bank Raya (AGRO) Sabet Best Stock Awards 2025
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), bank digital bagian dari BRI Group berhasil meraih Best Stock Awards 2025 pada Kategori BUMN dan Anak Usaha BUMN (Sektor Keuangan Mid Cap).
Best Stock Awards 2025 merupakan kolaborasi Investortrust dan Infovesta. Acara apreasiasi emiten ini mengusung tema ‘’85 Indonesia Listed Companies,’’ yang berlangsung di The Sultan Hotel Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Corporate Secretary PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) Ajeng Putri Hapsari mengungkapkan, penghargaan ini merupakan suatu bentuk bukti keseriusan dari manajemen untuk terus dapat memberikan value kepada perusahaan.
"Terutama kepada seluruh pekerja yang sudah bekerja dengan cerdas dan bekerja dengan keras. Kami mendapatkan penghargaan hari ini," ujar Ajeng kepada investortrust.id.
Menurut Ajeng, penghargaan yang berhasil diraih oleh Bank Raya memiliki manfaat yang sangat besar sekali, terutama bagi para pekerja yang ada di Bank Raya.
"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada dewan juri dan terutama Investortrust. Kami mendapatkan penghargaan hari ini tentunya manfaatnya sangat besar sekali. Terutama bagi para pekerja yang ada di Bank Raya. Kami bisa menginformasikan hal ini kepada para pekerja Bank Raya dan juga eksternal juga. Kepada para pemegang saham kami," ungkap Ajeng.
Dalam kesempatan yang sama, Pemimpin Redaksi Investortrust Primus Dorimulu mengatakan, Best Stock Awards 2025 merupakan wujud apresiasi dan penghargaan Investortrust dan Infovesta selaku stakeholders emiten atas kemampuan dalam meraih pertumbuhan kinerja fundamental, dan teknikal perusahaan di tengah kerasnya tantangan ekonomi.
‘’Kami harap Best Stock Awards 2025 juga bisa menjadi referensi dan informasi tambahan kepada pelaku pasar dan investor dalam mengidentifikasi saham mana saja yang paling berkualitas,’’ ulas Primus Dorimulu.
Lebih lanjut dikatakan, saham-saham terbaik yang terpilih sebagai pemenang telah dilakukan seleksi sangat ketat, sehingga berpotensi terus menguat, bahkan saat kondisi ekonomi sedang tidak stabil.
Sebagai catatan, penilaian Best Stock Awards 2025 dilakukan terhadap 947 saham emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia hingga akhir Desember 2024. Kenaikan harga saham periode Januari hingga Desember 2024 menjadi basis perhitungan, selain itu tingkat likuditas saham emiten juga menjadi poin penting dalam menentukan pemenang Best Stock
Awards 2025.
Direktur PT Infovesta Utama Parto Kawito membeberkan, sebelum melakukan perhitungan saham yang layak menjadi juara, pihaknya mengawali penilaian dengan menerapkan seleksi awal yang mencakup 5 kriteria.
‘’Seleksi awal ini penting, agar saham yang menjadi jawara merupakan saham berkualitas terbaik yang bisa menjadi acuan investor,’’ kata Parto.
Adapun kriteria seleksi awal dalam pemeringkatan Best Stock Awards 2025, yakni emiten tercatat di IDX minimal 5 tahun, Rata-rata nilai transaksi harian dalam 1 tahun terakhir minimal Rp 1 miliar. Selanjutnya tidak mengikutsertakan emiten yang mempunyai notasi khusus dari IDX sampai batas waktu pengolahan data yang ditentukan kemudian.
Selanjutnya, emiten tidak pernah atau tidak sedang memiliki mengalami masalah gagal bayar atau hukum berdasarkan keputusan resmi dalam 3 tahun terakhir, serta dalam rangka mendukung program ESG, emiten yang tidak memiliki laporan keberlanjutan periode tahun buku 2022 akan mendapat pengurangan nilai alias penalty.
Dari berbagai kriteria dan metode penilaian yang dilakukan oleh Investortrust dan Infovesta, telah ditetapkan 85 emiten peraih Best Stock Awards 2025. Pemenang terbagi dalam 14 kategori pemeringkatan, yang terdiri dari pemenang untuk saham Small Cap (<1 triliun), Mid Cap (>= 1 triliun dan <50 triliun) dan Big Cap (>= 50 triliun).
Dari setiap kapitalisasi pasar tersebut, dipilih pemenang 3 terbaik dari setiap sektor dan kategori khusus BUMN. Adapun 14 kategori pemeringkatan yang ditetapkan terdiri dari 11 sektor IDX, yaitu sektor energi, barang baku, perindustrian, konsumen primer, konsumen non primer, Kesehatan, keuangan, properti & real estate, teknologi, infrastruktur, transportasi & logistik.
Tiga kategori sisanya adalah kategori BUMN dan anak usaha BUMN, kategori The Hihghest Dividen Yield dibagi lagi dalam dua kategori emiten dengan yield dividen tertinggi dan emiten dengan dividend yield paling konsisten, serta kategori Bank Syariah.

