Bank Raya (AGRO) Sabet IICD Awards Pertama Setelah Bertransformasi
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) sabet penghargaan tata kelola perusahaan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD Corporate Governance Awards) 2024.
Penghargaan ini merupakan yang pertama bagi Bank Raya dari IICD, setelah perusahaan bertransformasi dari Bank BRI Agro. Tahun ini, Bank Raya berhasil memperoleh dua penghargaan sekaligus, yakni IICD CG Awards serta sertifikat Top 50 emiten MidCap.
“Jadi ada satu penghargaan, satu sertifikat juga yang mid-cap. Penghargaan ini untuk implementasi dari tata kelola perusahaan Bank Raya, terkait komitmen manajemen dari seluruh pekerja untuk melaksanakan tata kelola perusahaan yang penting,” jelas Sekretaris Perusahaan Bank Raya Ajeng Putri Hapsari kepada investortrust.id, baru-baru ini.
Managing Director IICD Vita Diani Satiadhi memberikan inspiring speech pada pembukaan The 15th IICD Awards di Jakarta, Senin, (25/11/2024). Foto: Investortrust/Dicki Antariksa
Namun Ajeng mengingat bahwa sebelum bertransformasi menjadi Bank Raya, BRI Agro juga sempat beberapa kali mendapatkan penghargaan IICD.
Tidak seperti sertifikat penghargaan Top 50 MidCap yang diperoleh 50 perusahaan terbuka, jumlah IICD CG Awards yang diberikan penyelenggara, jauh lebih sedikit. Dengan tingkat penilaian yang lebih ketat, IICD CG Awards diberikan untuk sejumlah perusahaan terbaik dari penerima 50 sertifikat di masing-masing kategori.
Ajeng pun menjelaskan kunci sukse perusahaan, hingga mampu meraih IICD CG Awards 2024.
“Penerapan tata kelola Bank Raya itu ya hampir semuanya kami coba, secara end-to-end gitu ya. Semuanya. Jadi secara strukturnya, kemudian juga prosesnya, sampai ke outcome. Kami coba sesuai dengan apa yang diinginkan,” sambung dia.
Sebelumnya, perwakilan dewan juri juga sempat menjelaskan bahwa penerapan tata kelola di industri perbankan, jauh lebih ketat dibandingkan industri lain. Di Indonesia, perusahaan-perusahaan bank, cenderung sangat diatur atau terikat dengan regulasi yang tinggi (highly regulated).
Ajeng pun menjelaskan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) di Bank Raya menjadi salah satu komitmen tertinggi perusahaan. Sebagai tolak ukur (benchmark) penerapan GCG, Bank Raya turut menggunakan standar ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).
Penilaian tersebut sesuai dengan standar penilaian yang digunakan IICD dalam proses penjurian. Dengan begitu, Ajeng menilai bahwa perolehan IICD CG Awards sekaligus membuktikan sejauh mana Bank Raya melakukan tata kelola perusahaan yang baik dan patuh pada standar berlaku.
“Mudah-mudahan kami bisa memperkecil gap antara apa yang diinginkan oleh industri dan bagaimana implementasinya di Asean,” imbuhnya.
Sebagai informasi Instrumen ACGS merupakan pengembangan dari OECD Principle on CG, meliputi hak-hak pemegang saham, perlakuan setara terhadap pemegang saham, peran pemangku kepentingan, pengungkapan dan transparansi, serta tanggung jawab dewan direksi dan komisaris.
Manajemen Bank Raya mengaku senang mendapat penghargaan tersebut dan berharap capaian ini mampu meningkatkan kepercayaan investor kepada perusahaan. Mereka juga berkomitmen akan terus memfasilitasi transparansi perusahaan, melalui publikasi laporan tahunan dan laporan keberlanjutan pada beragam kanal yang tersedia.
Dengan begitu, segala informasi yang dibutuhkan investor, pemangku kepentingan, dan masyarakat bisa diakses dengan mudah, antara lain melalui website resmi perusahaan dan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia.
“Jadi ya Alhamdulillah, kami juga mengucapkan terima kasih kepada IICD untuk memberikan kesempatan ini kepada kami, dan kepada Investortrust sudah memberikan kesempatan kepada kami. Jadi mudah-mudahan ini bisa menjadikan tata kelola di Bank Raya menjadi lebih baik,” tutup Ajeng. (CR-10)

