Tarif Impor Trump Tingkatkan Risiko Inflasi, Emas Tetap Dilirik
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas turun tipis ke level US$ 2.952 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, Selasa (25/2/2025) setelah sebelumnya mendekati rekor tertinggi. Sentimen risk-off masih mendominasi pasar, dengan ketidakpastian global yang dipicu oleh kebijakan proteksionis Presiden AS Donald Trump dan ekspektasi kebijakan moneter The Fed.
Dalm riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) disebutkan Trump kembali menegaskan komitmennya pada Senin (24/2) mengenai kebijakan tarif yang lebih luas, dengan mengkonfirmasi bahwa bea masuk terhadap impor dari Kanada dan Meksiko akan tetap diberlakukan sesuai jadwal, meskipun terdapat tekanan diplomatik dari kedua negara untuk meningkatkan keamanan perbatasan dan menghentikan aliran fentanyl ke AS menjelang batas waktu 4 Maret.
"Di sisi kebijakan moneter, pelaku pasar terus mencermati langkah The Fed dalam merespons tekanan inflasi yang meningkat. Bank sentral AS diperkirakan akan bertindak dengan kuat dan sistematis terhadap perubahan dalam dinamika inflasi dan pasar tenaga kerja," tulis riset ICDX, Selasa (25/2/2025).
Baca Juga
Sementara emas tetap menjadi aset lindung nilai utama dalam kondisi ketidakpastian, prospek suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama dapat membatasi penguatan harga emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil. ICDX menilai fokus pasar saat ini tertuju pada rilis data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS pada Jumat (27/2/2025), yang merupakan indikator inflasi pilihan The Fed.
Dari sisi geopolitik, ketegangan global terus menjadi faktor yang mendukung permintaan emas. Situasi konflik Ukraina-Rusia memasuki fase krusial dengan meningkatnya tekanan diplomatik di antara negara-negara Barat. "Perbedaan pandangan antara Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait strategi penyelesaian konflik Ukraina menegaskan adanya perpecahan dalam pendekatan antara AS dan Eropa," paparnya.
ICDX memperkirakan harga emas melemah dengan support terdekat harga emas saat ini berada di kisaran US$ 2.944 - US$ 2.941, dengan resistance terdekat di US$ 2.952 - US$ 2.957. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam berada di US$ 2.933, sementara resistance terjauh berada di US$ 2.965.

