Investor Asing Lanjut Net Buy Rp 384 Miliar, Saham BBRI Diburu
JAKARTA, investortrust.id– Pemodal asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 384,80 miliar, seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/2/2025), sebanyak 42,67 poin (0,62%) menjadi 6.873.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 454,25 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 99,12 miliar, PT Bukit Uluewatu Villa Tbk (BUVA) mencapai Rp 68,19 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 53,04 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 37,87 miliar.
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) melanda saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) senilai Rp 75,69 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 72,47 miliar, PT Solusi Sinergi Digital (WIFI) Rp 59,97 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 55,97 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 54,65 miliar.
Baca Juga
Prabowo Tegaskan Pentingnya Pembangunan Infrastruktur untuk Genjot Ekonomi Nasional
Terkait penguatan indeks hari ini ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor consumer primer 2,28%, sektor keuangan 1,22% sektor kesehatan 1,34%, sektor energi 0,59%, sektor industry 0,88%, sektor consumer non primer 0,85%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property, infrastruktur, dan transportasi.
Di tengah berlanjutnya rebound IHSG, emapt saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) naik 34,92% menjadi Rp 170, PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) melesat 34,43% menjadi Rp 246,PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 25% menjadi Rp 1.425, PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) naik 24,81% menjadi Rp 805, dan Multipolar Technology Tbk (MLPT) menguat 19,98% menjadi Rp 38.275.
Sebaliknya pelemahan dalam melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Era Digital Media Tbk (AWAN), PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), PT Soraya Berjaya Indonesia tbk (SPRE), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), dan PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM).
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 192,42 poin (2,90%) menjadi 6.830,88. Pemodal asing akhirnya berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,07 triliun terbesar disumbang saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 402,42 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 217,41 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 167,75 miliar.
Baca Juga
Bank Danamon (BDMN) Bukukan Laba Rp 3,2 Triliun di Tahun 2024
Lompatan indeks kemarin didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,67%, sektor energi 3,30%, sektor keuangan 2,38%, sektor infrastruktur 2,03%, dan sektor industry 1,72%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer non primer dan consumer.
Sedangkan saham dengan penguatan tertinggi, yaitu dua saham ini torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) sebanyak 34,56% menjadi Rp 183 dan PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 24,59% menjadi Rp 1.140.
Kenaikan juga melanda saham PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) sebanyak 20% menjadi Rp 66, PT Chap Resto Indonesia Tbk (ENAK) menguat 18,45% menjadi Rp 610, dan PT Rukun Raharja Cepu Tbk (RATU) naik 16,67% menjadi Rp 9.100.

