Jelang RUPS dan Ganti Nama, Saham Lini Imaji (FUTR) bisa Terdongkrak
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Lini Imaji Krasi Ekosistem Tbk (FUTR) berpotensi terkerek menjelang pelaksanaan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS) yang bakal dilaksanakan pada 21 Februari 2025.
Berdasarkan pengumuman resmi manajemen melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelumnya menyebutkan bahwa RUPS tersebut akan membahas persetujuan penggunaan laba perseroan untuk tahun buku 2024. RUPS juga akan mengagendakan perubahan susunan direksi dan dewan komisaris perseroan.
Baca Juga
Selain itu, RUPS akan membahasa perubahan anggaran dasar perseroan sehubungan perubahan nama. “Perubahan nama ini bisa saja sebagai langkah awal untuk mulai ekspansi bisnis penting di bawah pengendali baru, sehingga bisa berimbas terhadap harga saham perseroan,” ungkap seorang sumber di Jakarta, pagi ini.
Berdasarkan data BEI, saham FUTR telah anjlok sebanyak 22,58% menjadi Rp 120 hingga perdagangan pagi ini. Padahal saham ini sempat menjadi melesat lebih dari 250% sepanjang tahun lalu.
Lompatan harga saham FUTR sepanjang tahun lalu terjadi setelah terjadi perubahan pengendali menjadi PT Hexa Prima Nusantara (HPN) dengan mengakuisisi sebanyak 51,22% saham FUTR senilai Rp 24,99 miliar per 21 Oktober 2024.
Baca Juga
Begini Target Baru Saham BBTN Usai Rilis Kinerja Keuangan, Potensi Gain masih Jumbo
Perubahan pengendali saham FUTR terjadi setelah HPN mengakuisisi sebanyak 99,99% saham PT Digital Futurama Global (DFG) dari PT Investasi Gemilang Maju (IGM). Sebagaimana diketahi DFG merupakan pemegang 3,27 miliar atau setara dengan 51,22% saham FUTR.
“Pengambialihan tersebut telah dilaksanakan pada 21 Oktober 2024 dengan nilai transaksi Rp 24,99 miliar. Dengan mempertimbangkan HPN mengambil alih sebanyak 99,99% saham DFG, maka dapat diambil perhitungan harga akuisisi tersebut setara dengan Rp 7,64 per saham FUTR,” tulis manajemen FUTR dalam penjelasan beberapa waktu lalu.

