Lepas dari Pemantauan Khusus, Saham Lini Imaji (FUTR) Berpotensi Terkerek
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) berpotensi melesat dengan target harga Rp 225 setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengeluarkan saham ini dari papan pemantauan khusus (PPK) mulai perdagangan sesi I, Jumat (29/11/2024).
Selain faktor tersebut, penguatan harga saham FUTR dan FUTR-W bakal didukung kolaborasi anak usaha perseroan PT Hexa Prima Mekanikal (HPM) dengan raksasa konstruksi asal China, China State Construction Engineering Corporation (CSCEC), untuk memperkuat infrastruktur energi di Indonesia.
Baca Juga
Penguatan harga juga didukung rampungnya akuisisi mayoritas saham FUTR oleh PT Hexa Prima Nusantara (HPN). Kini, HPN resmi menjadi pengendali baru saham FUTR setelah menuntaskan akuisisi sebanyak 51,22% saham FUTR senilai Rp 24,99 miliar per 21 Oktober 2024.
“Pengendali baru ini merupakan bagian dari perusahaan besar asal China. Pengendali baru ini akan membawa sejumlah inovasi yang bisa mendongkrak kinerja keuangan, sehingga saham FUTR dan FUTR-W berpotensi melesat ke depan,” terang seorang sumber di Jakarta, Jumat (29/11/2024).
Baca Juga
BEI Keluarkan Saham DPUM, FUTR, JAST, BRNA, dan SSTM dari Papan Pemantauan Khusus
Perubahan pengendali saham FUTR terjadi setelah HPN mengakuisisi sebanyak 99,99% saham PT Digital Futurama Global (DFG) dari PT Investasi Gemilang Maju (IGM). Sebagaimana diketahi DFG merupakan pemegang 3,27 miliar atau setara dengan 51,22% saham FUTR.
Grafik Saham FUTR

