Pemodal Asing Net Sell Rp 817,58 Miliar, Saham Bank Ini Mendominasi
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 817,58 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (13/2/2025), sebanyak 32,21 poin (0,48%) menjadi 6.613,57.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 241,51 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 140,56 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 88,64 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 64,63 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 55,15 miliar.
Sebaliknya pembelian bersih terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 47,91 miliar, PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 44,63 miliar, PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 37,48 miliar, PT Nusantara Sawit Tbk (NSSS) Rp 30,07 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 21,11 miliar.
Baca Juga
Pemerintah Optimistis Insentif BI Rp 80 Triliun Bisa Tambah Kuota KPR Subsidi 2 Kali Lipat
Koreksi tersebut dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham teknologi 0,20% sektor keuangan 0,18%, sektor transportasi 0,64%, sektor consumer non primer 0,10%, dan sektor energi 0,01%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar, industry, consumer primer, kesehatan, dan property, dan infrastruktur.
Pelemahan indeks juga terseret penurunan saham-saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, CUAN, dan BRPT. Sebaliknya penguatan mengesankan melanda saham PANI dan CBDK.
Sebaliknya saham dengan penguatan paling pesat penutupan hari ini, yaitu naik hingga auto reject atas (ARA) PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) naik 34,88% menjadi Rp 174, PT Nusantara Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 24,74% menjadi Rp 484, PT Hatten Bali Tbk (WINE) naik 24,80% menjadi Rp 312 dan PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) naik 24,75% menjadi Rp 494.
Baca Juga
Sektor Manufaktur Terus Merosot, Target Pertumbuhan Ekonomi 8% Jadi Taruhan
Kenaikan juga melanda saham PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) naik 22% menjadi Rp 61 dan PT SLJ Global Tbk (SULI) naik 18,57% menjadi Rp 83.
Sebaliknya sejumlah saham ini catatkan pelemahan paling dalam, yaitu saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Steady Safe Tbk (SAFE), PT Citra Tubindo Tbk (CTBN), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN, dan PT Golden Flower Tbk (POLU).
IHSG kemarin rebound dengan lompatan 113,79 poin (1,74%) menjadi 6.645. Namun pemodal asing masih merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 208,21 miliar, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 213,98 miliar, PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 179,46 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 165,49 miliar.

