BEI Unsuspend TIRA, Sebaliknya Dua Saham Ini justru Suspend
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali (unsuspend) perdagangan saham PT Tira Austenite Tbk (TIRA). Sebaliknya saham PT Utama Radar Chaaya Tbk (RCCC) dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) dihentikan sementara.
Penghentian sementara perdagangan saham RCCC dipicu atas penurunan harga saham yang signifikan dalam beberapa pekan terkhir. Berdasarkan data BEI, saham RCC telah anjlok dari level akhir Januari Rp 144 menjadi Rp 108 pada penutupan perdagangan kemarin.
Baca Juga
CGS Sekuritas Jagokan 6 Saham Sepanjang Perdagangan BEI Hari Ini
Sebaliknya penghentian sementara perdagangan saham INET dan INET-W dipicu atas lompatan harga kumulatif dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data BEI, saham INET telah melesat dari level akhir 2024 Rp 58 menjadi Rp 113 kemarin.
Sementara itu, transaksi saham TIRA dibuka kembali mulai sesi I hari ini setelah sempat dihentikan pada perdagangan kemarin. Penghentian sementara perdagangan saham TIRA kemarin dipicu atas lonjakan harga kumulatif dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data tradingviews, saham TIRA telah melesat lebih dari 86% year to date menjadi Rp 875.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Rebound Usai Dilanda Koreksi 5 Hari Beruntun, Simak Saham Pilihan Ini
Terkait pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI, Rabu (12/2/2025), diproyeksikan menguat. Reliance Sekuritas juga merekomendasikan beli SCMA, MLPL, BREN, dan PTRO.
Reliance Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk black spinning top, serta indikator Stochastic dead cross. “Dengan kondusifnya bursa saham regional, IHSG berpeluang besar mengalami kenaikan,” tulisnya dalam riset hari ini.

