Asing Net Sell Rp 274,79 Miliar, Sebaliknya Saham Bank BUMN Ini Diburu
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 274,79 miliar, seiring dengan kejatuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/2/2025), sebanyak 79,14 poin (1,11%) menjadi 7.030.
Net sell terbanyak dicatatkan lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 479,27 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 49,24 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 48,55 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 42,21 miliar, dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp 40,39 miliar.
Sebaliknya pemodal asing justru agresif memborong (net buy) saham ini, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 239,74 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 99,34 miliar, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 55,97 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 40,23 miliar, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 29,67 miliar.
Baca Juga
‘Perang Dagang’ dengan 3 Negara, Trump : Warga AS Mungkin Mengalami 'Rasa Sakit' dalam Jangka Pendek
Koreksi IHSG awal pekan ini dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, terparah saham sektor material dasar anjlok 1,76%, sektor property 1,75%, sektor consumer primer 1,57%, sektor consumer non primer 1,13%, sektor infrastruktur 1,52%, dan sektor industru 0,76%. Sebaliknya satu-satunya yang menguat sektor teknologi 1,90%.
Meski IHSG anjlok, empat saham ini justru torehkan kenaikan mengesankan hingga auto reject atas (ARA) sepanjang hari ini, seperti saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) melesat 34,15% menjadi Rp 110, PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) naik 25% menjadi Rp 1.075, PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) naik 24,58% menjadi Rp 735, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) melesat 19,94% menjadi Rp 21.80.0
Penguatan pesat juga melanda saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) sebanyka 23,38% menjadi Rp 380, PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) naik 22,06% menjadi Rp 498, dan PT Tira Austenite Tbk (TIRA) naik 18,63% menjadi Rp 605.
Baca Juga
Prabowo Instruksikan Anggaran MBG dari Daerah untuk Perbaikan Ruang Sekolah hingga Toilet
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham PT Brigit Biofarma TeknologiT bk (OBAT), PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF), dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).
Sepanjang Januari 2025, IHSG ditutup cetak penguatan sebanyak 0,41% dari level 7.079,90 menjadi 7.109,20. Sebalaiknya pemodal asing masih mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 3,70 triliun.

