IHSG Usai Libur Imlek Ini bisa Koreksi, tapi 4 Saham Ini Direkomendasikan ‘Buy’
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/1/2025), mulai memasuki tren koreksi dengan peluang lanjutkan pelemahan menuju level 7.111.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa pergerakan indeks berpeluang dalam rentang 7.111-7.232. Peluang koreksi terjadi setelah indeks menunjukkan pelemahan beruntun dalam perdagangan dua hari terakhir.
Baca Juga
Trump Media Luncurkan Merek Layanan FinTech di Tengah 'Booming' Kripto
Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli empat saham sepanjang hari ini. Di antaranya, saham CTRA dengan target harga Rp 1.060-1.120, JPFA dengan target harga Rp 2.110-2.190, PTMP dengan target harga Rp 65-74, dan PTRO dengan target harga Rp 4.260-4.650.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham global, seperti Wall Street yang ditutup melemah Dow Jones turun 0,31%. Sebaliknya beberapa bursa Asia ditutup memnguat kemarin.
Sementara itu, IHSG akhir pekan lalu ditutup anjlok sebanyak 66,58 poin (0,92%) menjadi 7.166. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 568,04 miliar didominasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 743,67.
Baca Juga
Koreksi tersebut dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur 1,43%, teknologi 2,07%, keuangan 0,90%, material dasar 0,77%, sektor energi 0,52%, dan industry 0,56%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor property mencapai 2,24% dan consumer non primer 049%.
Meski IHSG ditutun anjlok, dua saham pertahankan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Golden Flower Tbk (POLU) melesat 24,63% menjadi Rp 2.530 dan PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 24,53% menjadi Rp 6600.
Grafik IHSG

