Induk Usaha Japfa (JPFA) akan Delisting dari Bursa Singapura, Bagaimana dengan Indonesia?
JAKARTA, investortrust.id - Induk usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), Japfa Ltd, berencana melakukan privatisasi atau delisting dari Bursa Efek Singapura (SGX). Keluarga Santosa selaku pengendali akan membeli seluruh saham minoritas Japfa Ltd dari bursa.
Manajemen JPFA dalam penguman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), pekan lalu menyebutkan bahwa, penghapusan saham induk usaha dari Bursa Efek Singapura tak mengubah pengendali maupun manajemen grup perseroan atau JPFA di Indonesia.
Baca Juga
Target Harga Saham Japfa Comfeed (JPFA) Dikerek 45%, Ini Alasannya
“Aksi tersebut tidak akan mempengaruhi bisnis grup perseroan serta kelangsungan usahanya,” tulisnya dalam penguman resmi tersebut.
Corsec Japfa Maya Pradjono mengatakan, perseroan akan tetap menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia tanpa adanya perubahan kepemilikan mayoritas. Keluarga Santosa akan tetap menjadi pengendali. Perseroan juga tidak berenca untuk melakukan aksi koporasi dalam waktu dekat.
Terkait delisting saham tersebut, manajemen Japfa Ltd menyebutkanm keluarga Santosa akan membeli saham public dengan harga Sin $ 0.620 per saham. Angka tersebut lebih tinggi 34,8% dari harga penutupan pasar saham Japfa Ltd pada penutupan perdagangan 15 Januari. Bahkan, harga tersebut lebih tinggai dari harga rata-rata dalam Sembilan bulan terakhir.
Baca Juga
Prabowo Dianugerahi Tanda Kehormatan Darjah Kerabat Johor di Malaysia
Guna merealisasikan delisting saham dari bursa Singapura, pengendali akan membeli sekitar 18,33% saham Japfa Ltd. Sedangkan berdasarkan perdagangan saham Japfa Ltd telah melesat lebih dari 79% dalam enam terahir dan melesat sebanyak 35,56% dalam sebulan terakhir.
Japfa Ltd merupakan induk usaha sejumlah perusahaan yang sudah beroperasi di beberapa negarai, seperti Indonesia, Vietnam, India, Bangladesh, dan Myanmar. Perseroan bergerak di bidang bisnis peternakan ayam, sapi, babi, hingga perikanan. Perseroan juga memproduksi pakan ternak.
Grafik Saham Japfa Ltd di Bursa Singapura

