Gara-gara Saham Emiten Aguan, Kenaikan IHSG Terhenti bahkan Berbalik Ditutup Melemah 24 Poin
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/1/2025), berbalik melemah sebanyak 24,49 poin (0,34%) menjadi 7.232. Padahal, pergerakan sepanjang hari berada di zona hijau hingga sempat sentuh level tertinggi intraday 7.324.
Koreksi ini tercatat yang pertama setelah enam hari beruntun IHSG menguat. Sedangkan pemicu utama koreksi adalah penurunan dalam saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), yang dinahkodai Aguan Kusuma, hingga auto reject bawah (ARB) masing-masing 19,89%.
Baca Juga
Mengenaskan! Saham PANI dan CBDK Terjun hingga ARB, Biangnya Berita Ini
Pelemahan indeks juga dipengaruhi atas penurunan saham sektor material dasar, industry, sektor kesehatan, consumer non primer, dan keuangan. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi, teknologi, infrastruktur, dan transportasi.
Meski IHSG ditutup melemah, emapt saham berikut justru berhasil cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 24,74% menjadi Rp 3.630, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 24,54% menjadi Rp 2.030, PT Link Net Tbk (LINK) naik 24,53% menjadi Rp 2.310, dan PT Lion Metal Works Tbk (LION) terbang 24,41% menjadi Rp 530. Kenaikan juga melanda saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) sebanyak 26,67% menjadi Rp 114.
Sebaliknya penurunan melanda saham berikut, yaitu PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Green Power Group Tbk (LABA), PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU), PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF), dan PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW).
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 75,31 poin (1,05%) menjadi 7.257. Investor asing juga mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 293,03 miliar didukung saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 152,82 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 104,46 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 50,35 miliar.
Kenaikan kemarin didorong penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor infrastruktur 2,16%, sektor teknologi 2,54%, sektor consumer primer 1,21%, sektor consumer non primer 1,53%, sektor industry 0,71%, dan sektor material dasar 0,68%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property, kesehatan, dan transportasi.
Grafik IHSG

