Trump Resmi Rilis Memecoin, Harga Solana Pecah Rekor Tertinggi
JAKARTA, investortrust.id - Pasar mata uang kripto menghadapi kejutan pada Sabtu (18/1/2025) kemarin ketika koin meme atau memecoin “Official Trump” (TRUMP), yang didukung oleh presiden terpilih AS Donald Trump. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial Trump, yang mengarahkan pengguna untuk membeli token Solana.
Peluncuran memecoin memicu reli pada token asli Solana (SOL) mendorongnya ke titik tertinggi sepanjang masa atau all time high di US$ 270. Lonjakan ini menimbulkan pertanyaan di antara para trader tentang apakah kapitalisasi pasar SOL saat ini sebesar US$ 120 miliar dapat dipertahankan dan bagamana implikasinya terhadap Ethereum yang merupakan pesaing utama Solana. Ethereum sebelumnya dianggap sebagai favorit Trump karena alokasinya dalam World Liberty Financial, sebuah proyek yang terkait erat dengan Trump, tetapi keputusan untuk meluncurkan Official Trump di jaringan Solana telah menimbulkan kecurigaan.
Yang menambah daya tarik dilansir dari Cointelegraph, Minggu (19/1/2025) adalah waktu peluncurannya, yang bertepatan dengan "Crypto Ball" yang menghormati Trump, sebuah acara penting yang mempertemukan para pemimpin industri seperti Michael Saylor dari MicroStrategy, CEO Coinbase Brian Armstrong, saudara kembar Winklevoss dari Gemini, dan David Sacks, penasihat kripto dan kecerdasan buatan Trump. Acara yang tiketnya terjual habis itu berlangsung hanya beberapa blok dari Gedung Putih di Washington, D.C.
Penerbit dilaporkan menyetorkan 44,4 juta token TRUMP ke dalam kumpulan likuiditas satu sisi, yang berarti tidak ada pasangan langsung dengan aset seperti stablecoin. Bursa terdesentralisasi Meteora (DEX) dipilih untuk mengelola proses pembuatan pasar otomatis (AMM) bersama Jupiter DEX. Dua kumpulan likuiditas terbesar adalah TRUMP-USDC, dengan total nilai terkunci (TVL) sebesar US$ 483 juta, dan TRUMP-SOL, yang memiliki US$ 67 juta.
Baca Juga
Peluang Pencatatan ETF Solana Spot AS di 2025 Disebut Capai 77%
Saat ini diperdagangkan pada harga US$ 24,60, token "Official Trump" (TRUMP) berada di peringkat ke-28 mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, dengan volume perdagangan melebihi US$ 7 miliar di seluruh bursa terdesentralisasi dan tersentralisasi. Sebagai perbandingan, volume perdagangan TRUMP telah melampaui Dogecoin (DOGE) US$ 0,4017, memecoin tertua dan pemimpin sektor dengan kapitalisasi pasar US$ 58 miliar. Hasilnya, platform terdesentralisasi Solana, seperti Meteora dan Raydium, merasakan manfaat signifikan dari peluncuran token TRUMP.
Secara keseluruhan, pasar memecoin mengalami dampak negatif karena para pedagang mengalihkan fokus mereka ke token Presiden terpilih tersebut. Lebih dari 200.000 pengguna membeli "Official Trump" (TRUMP) secara langsung melalui aplikasi resminya, Moonshot, yang memfasilitasi volume perdagangan hampir US$ 400 juta. Sebaliknya, Dogecoin turun 6%, Shiba Inu (SHIB) turun 7,5%, PEPE turun 10,5%, dan Dogwifhat (WIF) US$ 1,77 mengalami penurunan 8%.
Baca Juga
Solana dan XRP Melonjak saat Dogecoin dan Bitcoin Capai Titik Tertinggi Mingguan
Sementara, bagi pemegang Ether, acara tersebut menimbulkan tantangan ganda. Pertama, acara tersebut memperkuat posisi Solana sebagai ekosistem utama untuk peluncuran token. Kedua, hal itu mengurangi ekspektasi bahwa pemerintahan Trump mungkin lebih menyukai Ethereum, meskipun Trump sebelumnya memiliki hubungan dengan proyek World Liberty Finance berbasis Ethereum.
Apakah token "Trump Resmi" (TRUMP) dapat mempertahankan harganya di atas US$ 20 masih belum pasti. Lebih jauh, agar harga SOL dapat menembus US$ 300, jaringan Solana harus memperluas pangsa pasarnya secara signifikan dalam hal simpanan dan adopsi institusional. Pertumbuhan ini juga bergantung pada persetujuan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) spot Solana oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS, yang tetap menjadi katalis utama untuk keuntungan di masa mendatang.

