Peluang Pencatatan ETF Solana Spot AS di 2025 Disebut Capai 77%
JAKARTA, investortrust.id - Kepala peneliti dari perusahaan manajemen investasi global VanEck, yakni Matthew Sigel memprediksi peluang pencatatan dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF) Solana di Amerika Serikat (AS) di 2025 akan lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebelumnya.
Melansir Cointelegraph, Jumat (3/1/2025), platform prediksi mata uang kripto Polymarket menyatakan, peluang pencatatan ETF Solana AS pada tahun 2025 sekitar 77%. Dalam sebuah posting di platform X, Matthew menggambarkan perkiraan Polymarket sebagai "harga yang terlalu rendah."
Optimisme Matthew mencerminkan ekspektasi industri terhadap lebih banyak pencatatan ETF kripto di AS setelah kemenangan pemilihan presiden terpilih Donald Trump pada bulan November. Karena, Trump yang pro-kripto mengatakan bahwa ia ingin menjadikan AS sebagai ‘ibu kota kripto dunia’.
Baca Juga
ETF Ethereum Catat Arus Masuk Bersih US$ 2,6 Miliar pada Desember 2024
Pada bulan Juni 2024, VanEck dan perusahaan manajer aset saingannya 21Shares meminta izin dari regulator AS untuk mendaftarkan ETF spot Solana. Pada bulan Agustus 2024, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) dilaporkan menentang rencana mereka, dengan alasan kekhawatiran Solana memenuhi syarat sebagai sekuritas dan bukan komoditas.
Bitcoin dan Ethereum, adalah dua jenis ETF aset kripto yang diizinkan untuk diperdagangkan di bursa saham AS, dengan menggunakan struktur ‘grantor trust’ yang tidak lazim yang biasanya dirancang untuk dana yang secara pasif memegang satu jenis komoditas.
Baca Juga
Tok! Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat Restui ETF Ethereum Bitcoin Hibrida Baru
Para penerbit mengatakan keberhasilan mungkin bergantung pada apakah ETF Solana yang diusulkan dapat sesuai dengan struktur yang sama. Analis industri melihat kemenangan presiden Trump sebagai lampu hijau bagi lebih dari setengah lusin ETF kripto yang diusulkan yang menunggu persetujuan regulasi untuk dicatatkan di AS.
Pada bulan November, tak lama setelah kemenangan Trump dalam pemilihan presiden AS, Matthew mengatakan peluang AS untuk memberikan lampu hijau bagi ETF Solana pada tahun 2025 sangat tinggi.

