Sektor Teknologi Terkapar, IHSG Sesi I Tergelincir 0,05% ke Level 7.092
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun tipis 3,61 poin (0,05%) pada sesi I, Selasa (24/12/2024) menjadi 7.092,82. Pergerakan indeks pada sesi tersebut bergerak dalam rentang 7.071-7.120 dengan nilai transaksi Rp 11,32 triliun.
Koreksi IHSG hari ini bersamaan dengan pelemahan sektor saham konsumer primer (non-cyclical) 0,67%, sektor saham konsumer non-primer (cyclical) 1.09%, sektor industri 0,58%, dan sektor teknologi 1,37%.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham di sesi I tercatat mencapai Rp 4,7 triliun dengan volume 11.321 miliar saham dan frekuensi sebanyak 599.804 kali. Sebanyak 268 saham menguat, 272 saham terkoreksi, dan 231 saham tidak bergerak. Sedangkan untuk kapitalisasi pasar IHSG pada Senin menjadi Rp 12.384 triliun.
Dari 11 sektor yang ada, empat melemah dan tujuh lainnya berhasil menguat. Penguatan terutama dialami sektor kesehatan yang naik 1,26% dan pelemahan terbesar dialami sektor teknologi yang ambles 1,37%.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham masih torehkan penguatan, seperti PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) naik 33,33% menjadi Rp 76, PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) naik 29,41% menjadi Rp 66, dan PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) naik 28,57% menjadi Rp 135 per lembar.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Kembali Menguat, Intip 6 Rekomendasi Saham Samuel Sekuritas
Penguatan juga melanda saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) yang menguat 24,58% menjadi Rp 1.470, dan PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) menguat 22,22% menjadi Rp 110 per lembar.
Sebaliknya pelemahan dalam melanda saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM), PT Sekar Bumi Tbk (SKBM), PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS).
Baca Juga
IHSG Kembali Ceria, Ditutup Naik 1,61% ke Level 7.096 di Awal Pekan
Senin (23/12/2024) kemarin, IHSG ditutup menguat 112,57 poin atau 1,61% ke level 7.096,44. IHSG melanjutkan kenaikannya dari posisi rebound di akhir pekan lalu dan bertahan di level psikologis 7.000.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham di awal pekan tercatat mencapai Rp 9,27 triliun dengan volume 23.714 miliar saham dan frekuensi sebanyak 999.707 kali. Sebanyak 326 saham menguat, 251 saham terkoreksi, dan 212 saham tidak bergerak. Sedangkan untuk kapitalisasi pasar IHSG pada Senin menjadi Rp 12.376 triliun.
Dari 11 sektor yang ada, hanya ada satu yang melemah dan 10 lainnya berhasil menguat. Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, misalnya sektor kesehatan yang naik 2,79% dan sektor barang konsumsi nonprimer 2,58%.
Lalu sektor infrastruktur menanjak 1,75%, barang konsumsi primer naik 1,48%, sektor keuangan naik 1,45%, sektor teknologi melaju 1,34%, sektor barang baku terangkat 1,28%. Kemudian sektor properti dan real estat menguat 0,97%, sektor transportasi dan logistik naik 0,63%, dan sektor perindustrian menanjak 0,53%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi yang minus 0,15%.

