CMNP Patok Target Ambisius, Pendapatan Melonjak 56% di 2025
JAKARTA, investortrust.id – PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) optimistis meraih kenaikan pendapatan sebesar 55,97% atau hampir 56% pada 2025. Hal ini didukung penyesuaian tarif sejumlah ruas tol dan prediksi peningkatan volume lalu lintas pada tol yang dikelola CMNP Group.
Dari persentase kenaikan tersebut, manajemen percaya mampu mencetak pendapatan sebesar Rp 4,86 triliun tahun depan. Sedangkan tahun ini, perusahaan yakin bisa membukukan pendapatan sekitar Rp 3,11 triliun.
"Kami sangat optimistis dengan prospek ke depan. Peningkatan pendapatan serta pengelolaan proyek-proyek infrastruktur tol akan menjadi landasan kuat bagi pertumbuhan kami di tahun 2025,” ujar Direktur Citra Marga Nusaphala Persada, Hasyim dalam paparan publik di Gedung CMNP, Sunter, Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Selain itu, manajemen juga memperhitungkan, pertumbuhan kinerja perseroan akan didukung kontribusi positif dari jasa konstruksi, melalui anak usaha yaitu PT Girder Indonesia.
Direktur CMNP Djoko Sapto M Mulyo menambahkan, perseroan diprediksi mencatatkan laba usaha konsolidasi sebesar Rp 1,8 triliun pada 2024, naik 3,67% dibandingkan tahun lalu. EBITDA konsolidasi juga mengalami peningkatan menjadi Rp 2,01 triliun, dari sebelumnya Rp 1,92 triliun.
Baca Juga
Emiten Tol Milik Jusuf Hamka (CMNP) Raih Fasilitas Pembiayaan Rp 4 Triliun, Dananya untuk Proyek Ini
Sementara itu, EBITDA dari sektor tol meningkat menjadi Rp 1,96 triliun, dibandingkan tahun 2023 yang Rp 1,81 triliun.
Sementara itu proyeksi laba usaha konsolidasi pada 2025 adalah sebesar Rp 2 triliun, mengalami kenaikan sebesar 10,04% dibandingkan 2024.
Total aset konsolidasi perseroan juga mengalami kenaikan pada 2024, yaitu sebesar Rp 23,49 triliun atau naik 8,16% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 21,57 triliun. Serta proyeksi total asset konsolidasi pada 2025 adalah Rp 30,61 triliun atau naik 23,27% dari tahun 2024.
“Peningkatan aset ini didorong oleh progres pembangunan proyek-proyek, termasuk proyek Harbour Road 2 dan Desari seksi 3 dan 4,” jelas Djoko.
Selain itu, perseroan mencatat ekuitas konsolidasi sebesar Rp 13,97 triliun yang meningkat dari tahun sebelumnya yaitu Rp 13,01 triliun. Sedangkan proyeksi ekuitas konsolidasi tahun 2025 adalah Rp 15,65 triliun atau meningkat sebesar 10,75%.
Hal itu disebabkan adanya pelaksanaan exercise warrant pada 2024 dan 2025. “Dengan berbagai pencapaian dan rencana yang ambisius, CMNP semakin memperlihatkan komitmennya untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap infrastruktur jalan tol di Indonesia,” tutup Hasyim.

