IHSG Selasa (10/12/2024) bisa Lanjutkan Rebound, Dua Saham Ini Layak Dipertimbangkan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/12/2024), diproyeksikan lanjutkan penguatan setelah berhasil torehkan penguatan tiga hari beruntun.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa IHSG berpotensi menguat menuju level resisten 7.450 dan 7.496. Sedangkan pergerakan hari ini diproyeksikan dalam rentang 7.234-7.450 dan support yang harus diwaspadai adalah 7.234.
Baca Juga
Yield USTreasury Naik Tipis Jelang Rilis Data Inflasi Terbaru
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham global, seperti Wall Street yang mengalami penurunan setelah Dow Jones melemah 0,54%. Begitu juga dengan indeks S&P500 melemah 0,61% dan Nasdaq melemah 0,62%.
Hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli dua saham, yaitu saham BRIS dengan target harga Rp 3.350-3.700 dan saham SRTG dengan target harga Rp 3.000-3.300. Sedangkan saham CTRA dan MAPI direkomendasikan jual.
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 54,95 poin (0,74%) menjadi 7.437,73. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 296,35 miliar melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 210,12 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 183,82 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 169,28 miliar.
Baca Juga
China Terapkan Kelonggaran Moneter, Harga Minyak Mentah Menguat Lebih dari 1%
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 2,12%, sektor keuangan 1,04%, sektor teknologi 1,18%, sektor transportasi 1,34%, sektor industry 0,97%, dan sektor consumer primer 0,76%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham dengan pelemahan adalah sektor teknologi 0,66%.
Di tengah penguatan tersebut, empat saham catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) naik 25% menjadi Rp 6.975, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 25% menjadi Rp 750, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik 24,49% menjadi Rp 366, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik 19,75% menjadi Rp 9.550.
Grafik IHSG

