Pusat Penelitian Kebijakan Publik Nasional AS Usulkan Amazon Cadangkan Bitcoin
JAKARTA, investortrust.id - Pusat Penelitian Kebijakan Publik Nasional, sebuah wadah pemikir yang berbasis di Washington DC, Amerika Serikat (AS) mengusulkan Amazon untuk memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan strategisnya tahun depan. Usulan ini sama dengan usulan Microsoft yang diajukan oleh Michael Taylor beberapa minggu lalu. Adapun Amazon Corp akan melakukan pertemuan pemegang saham pada April 2025.
Proposal ini bertujuan untuk menawar uang tunai dan setara kas perusahaan, yang jumlahnya mencapai US$ 88 miliar yang mencakup obligasi pemerintah, perusahaan, dan asing AS, untuk mempertimbangkan penambahan Bitcoin ke cadangan strategisnya.
Melansir Cointelegraph, Senin (9/12/2024) tingkat inflasi AS mencapai puncaknya di angka 9,1% pada bulan Juni 2022, yang menjadi alasan utama mengapa perusahaan harus mengadopsi Bitcoin seperti yang dilakukan perusahaan lain. Karena tingkat obligasi mereka juga tidak melebihi inflasi riil, maka tidak cukup untuk melindungi pemegang saham yang jumlahnya miliaran dolar dengan memegang aset-aset ini.
National Center juga mencatat bahwa kinerja Bitcoin dalam setahun terakhir telah meningkat menjadi 131%, melampaui obligasi sebesar 126%. Kinerjanya juga mengungguli obligasi korporasi sebesar 1,246% dalam satu tahun.
Baca Juga
Pendiri MicroStrategy Desak AS Mengganti Cadangan Emas dengan Bitcoin
MicroStrategy Sebagai Contoh
MicroStrategy mengawali langkahnya dengan menambahkan Bitcoin sebagai aset finansial mereka pada tahun 2020. Lalu kini kinerja sahamnya telah meningkat hingga 594%, mengungguli saham Amazon (AMZN) yang hanya meningkat 57% dalam setahun.
Beberapa minggu lalu, pimpinan eksekutif MicroStrategy Michael Saylor juga menyampaikan cadangan Bitcoin untuk Microsoft, perusahaan akan memutuskannya dalam minggu ini.
Baca Juga
Top! Bitcoin Kembali Gapai US$ 100.000, Ethereum Jajaki Level US$ 4.000
Mereka juga menyebutkan bahwa tindakan Saylor diikuti oleh banyak perusahaan dan lembaga, termasuk BlackRock dan Fidelity, yang merilis ETF Bitcoin ke pasar saham awal tahun ini.
Sebagai kesimpulan, National Center telah menyarankan Amazon untuk mendiversifikasi neracanya dengan menambahkan setidaknya 5% asetnya ke Bitcoin. Ini bukan hanya bagian dari langkah yang perlu dilakukan perusahaan teknologi, tetapi mereka harus menjaga aset mereka dan nilai pemegang saham dengan inflasi aset digital yang tak terkalahkan.

