Emiten Rumah Sakit Menjanjikan Akhir Tahun, Simak Target Harga HEAL, SILO, dan MIKA
JAKARTA, investortrust.id - Samuel Sekuritas optimistis prospek saham sektor kesehatan tetap positif tahun 2025. Hal ini terdorong prediksi penambahan jumlah pasien pada kuartal IV 2024 dan awal 2025 dipicu musim hujan yang menaikkan jumlah pengunjung rumah sakit.
Selain itu, skema Coordination of Benefits (COB) dari BPJS Kesehatan diproyeksikan berdampak positif bagi profitabilitas rumah sakit dalam jangka panjang. Asal tahu, skema COB adalah mekanisme yang memungkinkan seseorang menerima manfaat lebih dari satu asuransi kesehatan.
Baca Juga
Hermina (HEAL) Rilis Kinerja Keuangan, Pendapatan dan Laba Bersih Naik Pesat
Kendati demikian, Samuel Sekuritas mencermati bahwa daya beli yang lemah diprediksi menjadi tantangan di tengah ketidakpastian ekonomi. “Meski demikian, beberapa risiko seperti jumlah pasien yang berkurang, turunnya intensitas perawatan, dan pelemahan nilai tukar rupiah perlu tetap diwaspada,” urai tim riset Samuel Sekuritas dalam risetnya yang dikutip Jumat (29/11/2024).
Melihat proyeksi tersebut, Samuel Sekuritas merekomendasikan buy saham-saham emiten rumah sakit dengan urutan prioritas PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) dengan target harga Rp 1.385, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) dengan target harga Rp 3.300, dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) dengan target harga Rp 3.300.
Sebelumnya, BRI Danareksa Sekuritas dalam riset terakhirnya menyebutkan bahwa saham Medikaloka Hermina (HEAL) menjadi pilihan teratas untuk saham sektor Kesehatan. Hal ini didukung perkiraan pertumbuhan laba bersih perseroan paling kuat hingga September 2024.
Baca Juga
Meski Target Laba Dipangkas, Sekuritas Ini justru Revisi Naik Target Harga Siloam, Mengapa?
Analis BRI Danareksa Sekuritas Wilastita Muthia dan Ismail Fakhri Suweleh mengatakan, pertumbuhan kinerja emiten sektor kesehatan, khususnya rumah sakit, diproyekiskan masih sesuai target hingga September 2024. Pertumbuhan laba inti sebanyak 45,2% menjadi Rp 507 miliar dan pendapatan naik 16,3% menjadi Rp 4,91 triliun hingga kuartal III-2024.
Berbagai factor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk menempatkan saham HEAL sebagai pilihan teratas dengan rekomendasi beli dan target harga Rp 2.000. Target tersebut mengimplikasikan perkiraan PE sekitar 16,6 kali.
Grafik Saham HEAL, SILO, dan MIKA

