Meski Pendapatan Naik, Panorama (PANR) justru Cetak Penurunan Laba
JAKARTA, investortrust.id – PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) membukukan peningkatan pendapatan dari Rp 2,03 triliun menjadi Rp 2,24 triliun hingga September 2024. Sebaliknya laba bersih justru turun.
PANR dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/11/2024), disebutkan bahwa kenaikan pendapatan tersebut berimbas terhadap peningkatan laba bruto dari Rp 230,18 miliar menjadi Rp 233,37 miliar.
Baca Juga
Rights Issue Panorama (PANR) Tuntas, Anggota Kelurga Tirtwisata Ini Eksekusi Hak
Sedangkan laba usaha turun dari Rp 106,56 miliar menjadi Rp 88,15 miliar. Penurunan tersebut dipicu atas peningkatan beban penjualan hingga beban umum dan administrasi.
Perseroan juga mencatatkan penurunan laba periode berjalan dari Rp 103,98 miliar menjadi Rp 68,29 miliar. Penurunan juga dipicu atas peningkatan beban pajak yang lebih tinggi.
Penurunan tersebut menjadikan total laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik merosot dari Rp 58,09 miliar menjadi Rp 34,24 miliar. Penurunan tersebut menjadikan total laba per saham melorot dari Rp 48 menjadi Rp 25 per saham.
Baca Juga
Pasar Eropa di Zona Hijau, Saham Anglo American Melonjak di Atas 5%
Sebelumnya, direktur perseroan Ramajanto Tirtawisata membeli sebanyak 1 juta saham PANR dengan harga pelaksnaan Rp 505 per saham dari pasar pada 12 November. Pembelian tersebut menjadikan total saham PANR yang dikuasainya bertambah dari semula 6,76% menjadi 6,83%. Tujuan pembelian tersebut disebutkan untuk investasi.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham, PT Panorama Tirta Anugerah bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan 44,25% saham PANR. Sisanya dikuasai Satrijanto Tirtawisata sebanyak 7,81%, Budijanto Tirtawisata sebanyak 6,97%, Ramajanto Tirtawisata menguasai 6,83%, dan sisanya investor publik.
Grafik Saham PANR

