Pasar Eropa di Zona Hijau, Saham Anglo American Melonjak di Atas 5%
LONDON, investortrust.id - Saham-saham Eropa ditutup lebih tinggi pada Jumat (29/11/2024). Pada sesi pagi, perdagangan beragam ketika investor menganalisis data inflasi terbaru zona euro.
Baca Juga
Pasar Eropa Menguat, Saham Direct Line Melonjak Lebih dari 41%
Indeks Stoxx 600, dikutip dari CNBC, ditutup naik 0,58%, dengan hampir semua sektor dan bursa utama berada di zona hijau. Indeks acuan pan-Eropa tersebut juga menutup bulan dengan kenaikan 0,96%, menurut data LSEG. Kenaikan ini merupakan pemulihan dari Oktober, ketika indeks mencatat kinerja bulanan terburuk dalam setahun.
Saham teknologi memimpin kenaikan pada Jumat, naik 1,8%, sementara sektor telekomunikasi turun 0,19%. Saham tambang juga mencatat momentum positif, naik 1,47%, dengan Anglo American memimpin dengan kenaikan 5,4%, sementara Antofagasta dan Glencore masing-masing naik lebih dari 1%.
Indeks CAC 40 Prancis tidak banyak berubah dari sesi sebelumnya di tengah gejolak politik yang berlanjut. Hal ini terjadi tak lama setelah premi risiko negara tersebut menyamai Yunani untuk pertama kalinya.
Inflasi zona euro meningkat dari 2% pada Oktober menjadi 2,3% pada November, menurut data cepat dari badan statistik Eurostat yang dirilis pada Jumat. Angka ini di atas target 2% Bank Sentral Eropa (ECB).
Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan angka inflasi utama sebesar 2,3% untuk November. Hal ini memperkuat argumen untuk pemotongan suku bunga yang lebih hati-hati pada pertemuan ECB berikutnya pada 12 Desember.
Secara terpisah, tingkat inflasi terharmonisasi Prancis mencapai 1,7% pada November, naik sedikit dari 1,6% pada Oktober, menurut data awal dari Institut Statistik dan Studi Ekonomi Nasional (Insee). Angka November ini sesuai dengan ekspektasi ekonom yang disurvei oleh Wall Street Journal.
Di seberang Atlantik, saham-saham AS naik dalam perdagangan pagi saat pasar kembali dibuka untuk sesi perdagangan singkat setelah libur Thanksgiving.
Baca Juga
Wall Street Dilanda ‘Profit Taking’ Jelang Thanksgiving, Saham ‘Big Tech’ Rontok
Pasar Asia-Pasifik sebagian besar mengalami penurunan pada Jumat, dipimpin oleh kerugian di saham Korea Selatan, sementara data inflasi yang kuat dari Tokyo meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga segera dari Bank of Japan.
Baca Juga
Pasar Asia Dibuka Menguat, Saham Australia Catat Rekor Tertinggi

