IHSG Dibuka Rebound, Beberapa Saham Ini Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/11/2024), dibuka menguat sebanyak 23,39 poin (0,33%) menjadi 7.218. Bahkan, penguatan telah mencapai 67 poin hingga pokok 09.06 WIB.
Penguatan didukung peningkatan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi, sektor material dasar, sektor consumer non primer, sektor consumer primer, sektor keuangan, dan sektor property. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi.
Di tengah rebound tersebut, sejumlah saham ini torehkan penguatan pesat, seperti saham PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 24,74% menjadi Rp 1.790, PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) naik 18,66% menjadi Rp 158, dan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) melesat 15,87% menjadi Rp 292.
Baca Juga
Didukung Sejumlah Faktor Ini, Harga Saham King Tire (TYRE) Berpotensi Dikerek
Sebaliknya pelemahan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN), PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA), dan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CASP).
IHSG sepanjang pekan lalu ditutup menguat 34,30 poin (0,48%) menjadi 7.195,56. kenaikan sebanyak 341 saham, sebanyak 234 saham tak mengalami perubahan harga, dan sebanyak 370 saham mencatatkan penuruna. Meski IHSG pekan ini ditutup menguat kapitalisasi pasar (market cap) BEI masih turun tipis 0,08% menjadi Rp 12.053 triliun.
Penguatan indeks pekan 18-22 November tersebut ditopang atas kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 4,56%, sektor infrastruktur 2,03%, sektor materal dasar 1,25%, sektor consumer primer 2,22%, dan sektor energi 0,35%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property, sektor consumer non primer, dan sektor industry.
Baca Juga
Transisi Energi Listrik Punya Peran Penting dalam Swasembada Energi
Terkait aksi pemodal asing, BEI mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham oleh investor luar negeri masih berlanjut dengan total Rp 3,65 triliun pekan ini. Penyumbang terbesar masih datang dari saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1,65 triliu dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1,16 triliun.
Sebaliknya saham yang mencatatkan pembelian bersih (net buy) pemodal asing pekan ini, yaitu saham PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) Rp 145,98 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 136,49 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 124,36 miliar.

