Dilepas JD Sports Inggris, Erajaya (ERAA) Kini Jadi Pengendali Tunggal Gerai JD Sports di Indonesia
JAKARTA, investortrust.id – JD Sports Fashion Plc (JDUK) melepas seluruh saham miliknya di PT JDSports Fashion Indonesia (JDPFI) dan PT JDSports Fashion Distrution kepada PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL), yaitu perusahaan yang dikendalikan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) .
JDUK merupakan perusahaan ritel fesyen olahraga asal Inggris yang berkantor pusat di Bury, Greater Manchester. Perusahaan ini didirikan dan tunduk berdasarkan hukum negara Britania Raya yang juga tercatat di Bursa Efek London. Sedangkan Sinar Eka (ERAL) adalah perusahaan yang dikendalikan langsung Erajaya (ERAA) dengan kepemilikan 80% saham ERAL.
Baca Juga
Erajaya Swasembada (ERAA) Kemas Laba Atribusi Rp 791,16 Miliar, Melesat 61% di Kuartal III-2024
Manajemen ERAA melalui penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (24/11/2024), menyebutkan bahwa JDUK melepas sebanyak 51% saham JDPFI kepada ERAL. Perjanjinan penjualan saham tersebut telah ditandatangani pada 21 November 2024.
“Penjualan tersebut menjadikan total saham JDPFI yang dikuasai ERAL bertambah dari semula 49% menjadi 99,99%. Nilai transaksi pengambilalihan saham tersebut mencapai Rp 89,25 miliar,” tulisnya dalam penjelasan resmi tersebut.
Selain melepas saham JDPFI, manajemen ERAA menyebutkan, JDUK ikut melepas seluruh saham milinya di PT JDSPort Fashion Distributin (JDFD) kepada ERAA dengan nilai Rp 4,49 miliar. Penjualan tersebut menjadikan ERAL sebagai pemegang 99,99% saham JDFP, dibandingkan sebelumnya hanya 49%.
Baca Juga
Guna Beli Barang, Erajaya (ERAA) Raih Perpanjang Kredit Jumbo
Manajemen ERAA menyebutkan bahwa usai penjualan saham tersebut, JDUK tak lagi menjadi pemegang saham JDFI dan JDFD. Kedua perusahaan tersebut nantinya berada di bawah kendali ERAA melalui ERAL.
“Penambahan saham tersebut juga akan berimbas positif terhadap kinerja keuangan SES ke depan. Penambahan tersebut menjadikan laporan kinerja keuangan JDFI dan JDFD akan dikonsolidasikan dalam laporan kinerja keuangan ERAL,” tulisnya manejemen ERAA.
Dari perspektif bisnis, manajemen ERAA menyebutkan, kemitraan dengan JDUK akan terus berlanjut melalui kerja sama waralaba antara JDFI dan JDUK. Perjanjian Waralaba berlaku efektif pada 21 November 2024 usai rangkaian proses selesai. “Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat strategis, sekaligus memastikan keberlanjutan operasional dan pengembangan bisnis JDSports di Indonesia,” terannya.
Grafik Saham ERAA dan ERAL

