Wamildan Tsani Panjaitan Ditetapkan Jadi Dirut Garuda Indonesia (GIAA) Gantikan Irfan Setiaputra
JAKARTA, investortrust.id – Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memutuskan Wamildan Tsani Panjaitan sebagai direktur utama menggantikan Irfan Setiaputra.
Demikian hasil RUPST Garuda Indonesia yang berlangsung di Jakarta, Jumat (15/11/2024). Wamildan Tsani Panjaitan sebelumnya menjabag sebagai pelaksa tugas dirut Lion Air sebelum diputuskan menjadi dirut GII.
Dengan perombakan tersebut susunan Komisaris dan direksi Garuda Indonesia sesuai keputusan RUPSLB 2024, yakni Fadjar Prasetyo sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, Chairal Tanjung sebagai komisaris, Timur Sukirno sebagai Komisaris Independen, dan Glenny Kairupan sebagai Komisaris.
Baca Juga
Garuda Indonesia (GIAA) Tambah Empat Pesawat Baru Jelang Nataru
Adapun susunan Direksi Garuda Indonesia Wamildan Tsani Panjaitan sebagai Direktur Utama, Prasetio sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Ade R Susardi sebagai Direktur Niaga, Tumpal Manumpak Hutapea sebagai Direktur Operasi, Rahmat Hanafi sebagai Direktur Teknik dan Enny Kristiani sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service.
Wamildan Tsani Panjaitan
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan komitmen untuk bersama-sama dengan manajemen dan karyawan Garuda Indonesia memperkuat akselerasi kinerja Garuda Indonesia.
“Saya akan menjalankan amanah ini dengan melakukan financial and operational review secara menyeluruh, mengakselerasi kinerja perusahaan, serta melakukan ekspansi jaringan dan peningkatan kualitas layanan. Semua ini akan memperkuat reputasi Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang makin sehat dan menjadi kebanggaan Indonesia,” ujar Wamildan di Jakarta, Jumat (15/11/2024).
Baca Juga
Garuda Indonesia (GIAA) Respons Positif Kelanjutan Satgas Penurunan Harga Tiket
Wamildan juga menyampaikan amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk memberi perhatian khusus terhadap Garuda Indonesia dan melanjutkan proses untuk membawa maskapai nasional ini kembali menjadi kebanggaan Indonesia.
“Untuk itu, beliau menegaskan agar kehadiran Garuda Indonesia dapat dirasakan tidak hanya oleh masyarakat Indonesia, tapi juga kembali dikenal oleh dunia,” terang Wamildan.

