Kinerja Emiten Keluarga Murdaya Ini (MKPI) Tumbuh Solid, Potensi 'Cuan' Sahamnya Menggiurkan
JAKARTA, investortrust.id – Emiten afiliasi Keluarga Murdaya, PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) atau Pondok Indah Group berhasil mencatatkan kinerja positif dengan laba bersih yang tumbuh 7,5% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 686,14 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2024, dibandingkan capaian di periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp 638,10 miliar.
Raihan tersebut juga didorong oleh pendapatan yang diperoleh Perseroan sebesar Rp 1,80 triliun sepanjang sembilan bulan 2024, atau naik 4,7% secara tahunan (yoy) dari capaian di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,72 triliun.
Lebih lanjut, pada kuartal ketiga 2024, kinerja Metropolitan Kentjana menunjukkan hasil positif dengan margin laba kotor (GPM) yang naik menjadi 52%, didorong oleh turunnya harga pokok penjualan (COGS) sebesar 4,3% dibandingkan kuartal sebelumnya, serta margin laba operasional (OPM) yang naik ke 46% akibat penurunan signifikan pada biaya gaji dan pengeluaran lainnya, yang mencapai 36,4% dari total biaya operasional.
Baca Juga
Metropolitan Kentjanan (MKPI) Pertahankan Pertumbuhan Laba Jadi Segini
“Namun, margin laba bersih (NPM) mengalami penurunan menjadi 35,3%, dari sebelumnya 42,4% pada kuartal ketiga tahun lalu. Penurunan ini disebabkan oleh adanya biaya pajak tambahan sebesar Rp50 miliar, yang merupakan pengeluaran satu kali (one-off),” tulis tim riset Samuel Sekuritas dalam risetnya yang dikutip Selasa (12/11/2024).
Menurut Samuel Sekuritas, MKPI memiliki keunggulan dari eksposur terhadap nilai tukar mata uang asing yang sangat rendah. Sehingga, tanpa adanya utang dalam dolar AS, MKPI diuntungkan di tengah penguatan dolar saat ini.
“Selain itu, kondisi pasar yang kurang optimal belakangan ini dapat menciptakan peluang bagi para investor untuk masuk ke saham MKPI di harga yang cukup menarik," paparnya.
Baca Juga
Kimia Farma Diagnostika dan IKAHI Teken Kerja Sama Layanan Kesehatan bagi Para Hakim
Oleh daripada itu, Untuk itu, Samuel Sekuritas merekomendasikan buy saham MKPI dengan target harga Rp 32.000.
Sementara itu, saham MKPI hari ini (12/11/2024) terpantau menguat 75 poin (0,29%) ke level 25.975 pada pukul 14.46 dengan volume perdagangan sebesar 15,00 ribu saham serta nilai transaksi sebesar Rp 389,18 miliar. Adapun frekuensi perdagangan adalah 150 kali dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 24,63 triliun.
Grafik Harga Saham MKPI secara Ytd:

