Harga Emas Tertekan Dipicu Ekspektasi Kebijakan Trump
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas tertekan ke zona US$ 2.684 per troy ons pada Senin (11/11/2024). Tekanan terhadap emas dipicu oleh kinerja dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat di tengah kehati-hatian pasar menjelang rilis serangkaian data ekonomi penting AS.
Selain itu, komentar pejabat The Fed yang memberikan gambaran terkait tingkat suku AS pada FOMC meeting mendatang turut membawa sentimen negatif bagi pasar emas.
Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) memaparkan, kemenangan Trump telah memicu pertanyaan apakah The Fed akan melanjutkan penurunan suku bunganya dengan kecepatan yang lebih lambat dan lebih kecil.
Baca Juga
BEI Sebut Ada 29 Perusahaan Masuk Pipeline IPO Saham, 17 Beraset Jumbo
“Mengingat keputusan mantan presiden tersebut proteksionis membuat penguatan dolar AS, Donald Trump akan membuatnya tetap kompetitif terhadap mata uang-mata uang lainnya,” tulis riset tersebut.
Trump berjanji akan menaikkan tarif impor sebesar 10% dan menurunkan pajak perusahaan dalam kampanye pemilu. Selain itu, ekspektasi bahwa kebijakan Trump kemungkinan akan mendorong inflasi dan membatasi kemampuan Federal Reserve (The Fed) dalam melonggarkan kebijakan secara agresif. Namun, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan hasil pemilu tidak akan berdampak jangka pendek terhadap kebijakan moneter.
Pada pertemuan hari Kamis, The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 4,50%-4,75%, seperti yang diharapkan, dan menunjukkan keyakinan atas kelanjutan siklus pelonggaran kebijakan dengan keyakinan bahwa tekanan inflasi tetap berada di jalur yang sesuai dengan target bank sebesar 2%.
“Fokus pasar ke depan menantikan rilis data inflasi konsumen AS minggu ini pada hari Rabu dan Indeks Harga Produsen (IHP) AS pada hari Kamis, yang akan diikuti oleh laporan PDB kuartal ketiga pendahuluan dari Jepang dan data penjualan ritel AS pada hari Jumat,” paparnya.
Baca Juga
Selain itu, sejumlah pejabat Fed akan memberikan pidatonya minggu ini, termasuk Ketua Jerome Powell pada hari Kamis, sehingga akan ada banyak panduan mengenai prospek suku bunga.
Riset ICDX menunjukkan saat ini harga emas menurun dengan support beralih ke area US$ 2.650 dan resistance terdekat berada di area US$ 2.714. Support terjauhnya berada di area US$ 2.635 - US$ 2.570, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area US$ 2.750 - US$ 2.785.

