Waskita Karya (WSKT) Kebut Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Sabet 2 Penghargaan MURI
JAKARTA, investortrust.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mengungkapkan saat ini progres pengerjaan LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai 34,58%. Perseroan berkomitmen akan melanjutkan pembangunan proyek tersebut secepat mungkin, agar bisa segera dimanfaatkan masyarakat.
Sebelumnya diberitakan, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B dinilai lebih cepat dari target. Sebagai catatan, pembangunan proyek ini ditargetkan selesai pada 2026 mendatang. Sehingga, pada 2027 awal sudah dapat beroperasi.
Terkait itu, WSKT meraih dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Konstruksi Rancang Bangun Struktur Stasiun LRT Tercepat dankategori Uji Coba Kereta Layang Tercepat.
"Kami berharap dengan adanya penghargaan ini, kita semakin semangat memberikan yang terbaik dalam pembangunan infrastruktur di Tanah Air. Juga meningkatkan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa," jelas Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko dalam keterangannya, Jumat (8/11/2024).
Baca Juga
Transformasi Digital, Waskita Karya (WSKT) Terapkan AI untuk Selesaikan Proyek
Dijelaskan, sejak peletakkan batu pertama pada 30 Oktober 2023, proyek ini sudah melewati berbagai tahapan, dari mulai pengangkatan girder pertama pada 20 April 2024 hingga uji coba jalur atau test track pertama pada 30 September lalu.
Seperti diketahui, PT Jakarta Propertindo sebagai pemilik proyek LRT Jakarta telah menunjuk KSO Waskita Nindya LRS sebagai kontraktor utama pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai melalui proses tender.
Adapun total anggaran pembangunan tersebut sebesar Rp 4,1 triliun berasal dari Penyertaan Modal Daerah (PMD) ke PT Jakarta Propertindo (Perseroda) yang bersumber dari APBD DKI Jakarta.
Manajer dari MURI Triyono menilai, Waskita Karya merupakan salah satu BUMN Konstruksi yang selalu berinovasi dalam pembangunan infrastruktur. Hal itu, kata dia, menandakan perseroan memiliki kompetensi dan semangat untuk terus memberikan yang terbaik.
Baca Juga
WSBP Optimistis Rampungkan Suplai Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai pada September 2025
Pada pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B, Waskita menunjukkan pengerjaan yang cepat dan maksimal. Ke depannya, Triyono menjelaskan Waskita berpotensi kembali mendapat Rekor MURI melalui berbagai pembangunan proyeknya.
"Dibandingkan pembangunan LRT lain yang biasanya memerlukan waktu setahun sampai dua tahun untuk melakukan uji coba, kalau ini (LRT Jakarta Fase 1B) hanya sekitar 316 sampai 360 hari," jelas Triyono usai menyerahkan penghargaan Rekor MURI di lokasi proyek, Jakarta.
Perseroan pun, berupaya untuk selalu mengedepankan inovasi, efisiensi, serta ketepatan waktu dalam setiap proyek. Sehingga, harapannya dapat memberikan hasil terbaik dalam setiap proyeknya.
"Sehingga kita dapat memenuhi ekspektasi dan memberikan hasil terbaik. Kita biasa melakukan percepatan secara teori, namun bentuk nyata dari ketercapaian percepatan itu disempurnakan dengan pencatatan Rekor MURI," pungkas Ari. (CR-4)

