IHSG bisa Lanjutkan Koreksi, Saham CPIN dan MNCN Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/11/2024), berpotensi lanjutkan koreksi setelah ditutup menembus level di bawah 7.400 pada penutupan perdagangan kemarin.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini, menyebutkan bahwa IHSG kemarin telah ditetup dengan menembus level support. Penurunan tersebut mebuka peluang IHSG lanjutkan koreksi menuju area support selanjutnya 7.228.
Baca Juga
Indosat (ISAT) dan Ericsson Luncurkan Platform Monetisasi Digital Pertama di Dunia
Pergerakan indeks juga bakal dipengaruhi sentiment pasar global, yaitu kemenangan Donald Trump pada pemilu Amerika Serikat (AS) kemarin. Kemenangan tersebut memicu lonjakan Dow Jones sebanyak 3,57% atau penguatan tertinggi sejak tahun 2027. Lonjakan juga mleanda indeks S&P500 sebanyak 2,53% dan Nasdaq melesat 2,95%,
Meski IHSG berpeluang melemah, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli dua saham berikut, yaitu saham CPIN direkomendasikan beli dengan target harga Rp 5.300-5.450 dan MNCM direkomendasikan beli dengan target harga Rp 344-352. Sebaliknya saham DOID dan MEDC direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG BEI ditutup terjerembab sebanyak sebanyak 108,06 poin (1,44%) menjadi 7.383. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham jumbo Rp 1,14 triliun, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 582,90 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 480,47 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 131,54 miliar.
Baca Juga
Wall Street ‘Bullish’ Pasca-Pemilu AS, Dow Jones Melejit 1.500 Poin
Koreksi IHSG kemarin dipicu atas kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi sebanyak 2,97%, sektor property 2%, sektor keuangan 1,77%, sektor infrastruktur 1,12%, sektor energi 1,24%, dan sektor consumer non primer 0,99%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industry 0,38% dan sektor 0,18%.
Meski IHSG ditutup di zona merah, beberapa saham berhasil catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 25% menjadi Rp 350, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) menguat 24,86% menjadi Rp 452, PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) naik 24,85% menjadi Rp 2.110, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) melesat 24,76% menjadi Rp 1.915.
Grafik IHSG

