Kinerja Lampaui Ekspektasi, Saham Astra International (ASII) Direvisi Naik ke Level Ini
JAKARTA, investortrust.id – Target harga saham PT Astra International Tbk (ASII) direvisi naik, seiring dengan kenaikan laba bersih hingga kuartal III-2024 lampaui estimasi. Peningkatan ini terdorong pemulihan segmen otomotif bersamaan degan penguatan bisnis keuangan dan penjualan alat berat.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta kemarin merevisi naik target harga saham ASII dari Rp 5.700 menjadi Rp 5.900 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target harga baru ini mengimplikasikan perkiraan PER tahun 2025 sebanyak 7,3 kali.
Baca Juga
Hingga kuartal III-2024, Astra International (ASII) membukukan kenaikan laba bersih sebanyak 0,6% dari Rp 25,69 triliun menjadi Rp 25,85 triliun. Pendapatan juga meningkat dari Rp 240,91 triliun menjadi Rp 246,32 triliun.
Estimasi Kinerja Keuangan ASII
Pertumbuhan pendapatan perseroan dipicu atas peningkatan mayoritas sektor bisnis, seperti pendapatan segmen keuangan meningkat 11,5% hingga September, penjualan segmen property melesat 46,5%, sektor penjualan alat berat bertumnbuh 2%, sektor agribisnis naik 3,9%, dan sektor otomotif menguat 0,4%.
Peningkatan kinerja di atas ekspektasi tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik proyeksi laba bersih ASII tahun ini dari semula Rp 30,26 triliun menjadi Rp 33,40 triliun. Begitu juga dengan proyeksi pendapatan perseroan direvisi naik dari Rp 307,84 triliun menjadi Rp 332,00 triliun.
Baca Juga
Revisi naik target kinerja keuangan tersebut juga sejalan dengan revisi naik volume penjualan otomotif perseroan tahun ini. Target volume penjualan mobil tahun ini dipertahankan sebanyak 481.600. Sedangkan target penjualan sepeda motor direvisi naik dari semula 4,50 juta unit menjadi 4,93 juta unit.
“Kami memilih merevisi naik target kinerja keuangan Astra tahun ini didukung perkiraan volume penjualan otomotif, khususnya sepeda motor, bakal lebih tinggi dari perkiraan semula,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Sabela Nur Amalina dan Richard Jerry dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Revisi naik target kinerja keuangan ASII juga sejalan revisi naik performa keuangan bisnis segmen finansial perseroan dan penjualan alat berat. Dua segmen bisnis ini diprediksi bertumbuha lebih pesat, dibandingkan perkiraan semula.
Grafik Saham ASII

