IHSG Sesi I Anjlok ke Bawa Level 7.450, tapi Lima Saham Ini justru ARA
JAKARTA, investortrust.id – Saat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (4/11/2024), kembali ditutup anjlok sebanyak 65,98 poin (0,88%) ke bawah level 7.500, tepatnya 7.439,28. Koreksi dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham.
Koreksi tersebut dipicu atas penurunan seluruh sektor saham, terbesar saham sektor consumer primer 2,22%, sektor transportasi 2,23%, sektor teknologi 1,51%, sektor industry 1,47%, dan sektor material dasar 1,07%.
Baca Juga
Meski IHSG ditutup anjlok, keempas aham ini justru berhasil catatkan lompatan harga, yaitu PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) sebanyak 34,91% menjadi Rp 228, PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 24,87% menjadi Rp 1.230, PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) naik 24,84% menjadi Rp 980, PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) melesat 24,72% menjadi Rp 1.690, dan PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) naik 24,54% menjadi Rp 406.
Kenaikan juga melanda sejumlah saham berikut, seperti PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) naik 27,71% menjadi Rp 106, PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) melesat 23,93% menjadi Rp 404, dan PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) naik 17,12% menjadi Rp 260.
Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF), PT Lenox Pasifik Investama Tbk (LPPS), PT Sekar Laut Tbk (SKLT), dan PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE).
Baca Juga
Intip! Lini Usaha Asuransi Ini Diprediksi OJK akan Berkembang di 2025
Pekan lalu, IHSG ditutup anjlok sebanyak 2,46% menjadi 7.505. Penurunan IHSG tercatat yang paling dalam diantara bursa-bursa di Asia Pasifik. Pelemahan tersebut berimbas terhadap penurunan kapitalisasi pasar (market cap) sebanyak 2,23% menjadi Rp 12.601 triliun.
Koreksi indeks pekan ini dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham pekan ini, seperti sham sektor transportasi anjlok 2,85%, sektor keuangan anjlok 1,87%, sektor consumer non primer turun 2,73%, sektor material dasar jatuh 2,31%, dan sektor infrastruktur turun 1,42%. Penguatan hanya melanda saham sektor property dan consumer primer.
Grafik IHSG

