Teken Fasilitas Pinjaman Rp 1,5 Triliun, Puradelta Lesatari (DMAS) Ungkap Tujuan Penggunaan Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), perusahaan yang dikendalikan Sinarmas dengan Sojitz asal Jepang, meraih fasilitas kredit modal kerja non revolving senilai Rp 1,5 triliun dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
“Fasilitas kredit tersebut akan digunakan untuk membiayai pengembangan Kawasan Deltamas. Fasilitas kredit ini dijamin dengan tanah di Kota Deltamas, Cikrarang Pusat,” ujar Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS Tondy Suwanto dalam penjelasan resminya di Jakarta, Jumat (1/11/2024).
Baca Juga
Puradelta (DMAS) Cetak Lompatan Laba 84,69%, Data Center Tetap Jadi Andalan
Dengan adanya fasilitas kredit ini, manajemen DMAS menyebutkan, kegiatan perseroan akan lebih optimal, sehingga bisa meningkatkan profitabilitas serta menjaga kegiatan operasional yang berkesinambungan ke depan.
Sebelumnya, perusahaan pengelola Kawasan industry Kota Deltamas ini mengumumkan kenaikan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 84,69 miliar dari Rp 608,10 miliar menjadi Rp 1,12 triliun.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS Tondy Suwantomengatakan, pertumbuhan pesat tersebut sejalan denga peningkatan pendapatan usaha sebanyak 71,8% menjadi Rp 1,7 triliun, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 984 miliar. Raihan tersebut setara dengan 93,6% dai target tahun ini.
Baca Juga
Realisasikan 80% Target Marketing, Puradelta (DMAS) Optimistis Raup Rp 1,81 Triliun
Dia mengatakan, segmen industri menjadi penyumbang utama pendapatan usaha perseroan setara dengan Rp 1,5 triliun atau sekitar 91,1% dari total pendapatan. Penjualan lahan industri, khususnya kepada sektor data center, berkontribusi sebesar 64,5%.
“Tingginya minat investor tersebut didukung fasilitas dan infrastruktur yang komprehensif di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) menjadi daya tarik investor asing dari berbagai sektor. Hingga saat ini, sektor data center masih menjadi primadona di segmen industri,” ungkapnya.
Kenaikan tersebut menjadikan total laba per saham dasar perseroan meningkat dari Rp 12,62 per saham menjadi Rp 23,30 per saham. Sedangkan harga saham DMAS terpantau masih stagnan di level Rp 161 atau sama dengan posisi akhir 2023.
Grafik Saham DMAS

