Jadi Pusat Data Center Dunia, Puradelta (DMAS) Ungkap Tambahan Tenant
JAKARTA, investortrust.id – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) menargetkan tambahan dua tenant baru bisnis data center di kawasan Kota Deltamas. Tambahan tesebut akan memperkuat posisi Greenland International Industrial Center (GIIC) sebagai pusat data center di Indonesia.
Saat ini, sebanyak 14 tenant telah bergabung mengembangkan data center di kawasan ini. Dengan tambahan 2 tenant baru, total perusahaan data center yang bergabung akan menjadi 16.
Baca Juga
PIK2 (PANI) Ungkap Peluang Marketing Sales Terlampaui hingga Investasi di IKN
“Saat ini sebanyak 14 perusahaan telah membangun data center di kawasan kita dan ditargetkan bertambah dua tenant lagi, sehingga totalnya menjadi 16 perusahaan sampai akhir tahun,” ujar Direktur Independen dan Sekretaris Perusahaan Puradelta Lestari (DMAS) dalam paparan publik DMAS secara daring, Rabu (28/8/2024).
Dia menyebutkan, booming Artificial Intelligence (AI) dalam beberapa tahun akan mendorong peningkatan Pembangunan data center di Indonesia ke depan. Sedangkan kontribusi penjualan lahan data center terhadap pendapatan perseroan telah mencapai 60% hingga kini. “Jadi kontribusi untuk sampai semester satu ini sekitar 60%,” terangnya.
DMAS menyatakan, saat ini, terdapat beberapa pusat data yang telah bergabung di zona data center DMAS yang berlokasi di Greenland International Industrial Center (GIIC), seperti pusat data nasional Indonesia, Telkom, dan STT.
“Sejumlah perusahaan yang berinvestasi berasal dari Amerika Serikat, Eropa dari Belanda, Australia, Malaysia. Jadi berbagai negara itu meletakkan Data Center di Delta Mas. Sehingga, kita bisa klaim bahwa Kota Deltamas satu-satunya kawasan industry berbagai Data Center dunia berkumpul,” terangnya.
Baca Juga
Puradelta Lestari (DMAS) Fungsikan Flyover Deltamas Bhagasasi, Investasi Rp 116,5 Miliar
Ketertarikan sejumlah data center dunia berinvestasi, terang dia, didukung sejumlah keunggulan kawasan Kota Deltamas. Pertama, kesediaan pasokan listrik yang mencapai hampir 1000 MV ampere. Kedua, instalasi fiber optic yang terjamin, sehingga sangat terjaga mengenai uptime kelancaran untuk internetnya. Ketiga, ketersediaan air atau Water Treatment Plant untuk suplai air bersih untuk cooling system bagi perusahaan-perusahaan data center.
“Keempat, kita sedang dalam proses pembangunan security fire and command center. Jadi nantinya, keamanan khususnya pada area data center akan dikelola security and fire command center tersebut.
Kita juga sudah mengadopsi teknologi terbaru, yaitu penggunaan AI agar lebih efektif dan efisien penjagaan area data center. Terakhir, kawasan kita jauh dari gangguan alam, seperti banjir,” ungkapnya.
Grafik Saham DMAS

