Bangun Pabrik, CLEO Milik Hermanto Tanoko Serap Belanja Modal Rp 514 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Produsen air minum dalam kemasan (ADMK) milik crazy rich Surabaya, Hermanto Tanako, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menyampaikan telah merealisasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 514 miliar hingga September 2014.
Perseroan mengungkapkan, belanja modal dialokasikan untuk penambahan pabrik baru, pengembangan pabrik yang telah eksisting, penambahan mesin untuk meningkatkan kapasitas produksi dan otomasi, serta perluasan jaringan distribusi.
Melalui ekspansi tadi, Perseroan berharap dapat menjaga keberlanjutan pertumbuhan pendapatan pada masa datang.
Baca Juga
Emiten Air Minum Hermanto Tanoko (CLEO) Ini Buka-bukaan Pemicu Lompatan Laba hingga Kuartal III-2024
Disampaikan, tahun ini CLEO sedang membangun pabrik baru di sejumlah lokasi seperti Palu, Pontianak, Pekanbaru, dan pabrik Palembang yang sedang dalam proses menunggu izin operasional.
CEO CLEO Melisa Patricia mengungkapkan, pertumbuhan kinerja yang berkesinambungan tersebut tidak dapat diraih tanpa adanya kepercayaan yang kuat dari konsumen terhadap kualitas produk-produk CLEO.
Oleh sebab itu, Perseroan berkomitmen untuk menyediakan produk air murni yang diproses menggunakan nano filter berteknologi tinggi. Sementara di sisi kemasan, Perseroan sudah selalu menggunakan kemasan bebas BPA (Bisfenol A).
“Oleh karenanya, kami bisa menjamin bahwa produk CLEO aman dan sehat untuk dikonsumsi. Bahkan komitmen CLEO terhadap lingkungan yang lestari dan berkelanjutan juga sudah mendapatkan pengakuan, antara lain berupa sertifikasi ecolabel dan sertifikasi industri hijau untuk pabrik CLEO di Pandaan Jawa Timur," ujar Melisa Patricia dalam keterangannya, Jumat (1/11/2024).
Hingga saat ini, CLEO memiliki 31 pabrik yang sudah beroperasi dengan lokasi tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Lokasi pabrik yang berada di berbagai daerah menjadi salah satu strategi Perseroan untuk mendekatkan lokasi produksi ke tempat konsumen.
Baca Juga
Laba RMK Energy (RMKE) Ambles hampir 30% Jadi Rp 197,9 Miliar di Kuartal III-2024
“Mengingat karakter air minum yang berat dan memakan tempat, keberadaan lokasi produksi yang lebih dekat dengan tempat konsumen akan mengurangi biaya transportasi dan distribusi secara signifikan,” papar Melisa.
Selain memiliki pabrik yang tersebar di berbagai wilayah, CLEO juga memiliki dukungan dari sekitar 380 jaringan distribusi internal, serta sekitar 7.000 partner distribusi.
Sebelumnya diberitakan, tahun ini PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 450 miliar. Investasi ini akan digunakan untuk penambahan pabrik baru di 3 kota, yaitu Kota Palu, Pontianak, dan Pekanbaru.
Tahun Ini, CLEO merencanakan ekspansi agresif dalam mengembangkan pabrik dan titik distribusi.
Grafik Harga Saham CLEO secara Ytd 2024:

