IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Cek Potensi Cuan Saham PSAB, TINS dan MDKA
JAKARTA, investortrust.id – PT Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksi, indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance pada level 7.560 – 7.675, Kamis (31/10/2024).
“Meski begitu dengan data yang ada, potensi koreksi masih terbuka,” ulas Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam riset hariannya, Kamis (31/10/2024).
Pilarmas mencermati bahwa pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi oleh data ekonomi Amerika, di mana US GDP Annualized secara kuartala (QoQ) mengalami penurunan dari 3% menjadi 2,8%. Begitupun dengan US GDP Price Index yang mengalami penurunan dari sebelumnya 2,5% menjadi 1,8%.
Dikatakan Nico, data pertumbuhan ekonomi Amerika saat ini masih menunjukkan bahwa perekonomian tetap kuat meskipun mengalami penurunan akibat keadaan yang kurang stabil.
Baca Juga
Aneka Tambang (ANTM) Catat Laba Rp 2,23 Triliun per Kuartal III-2024
Pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang oleh investasi bisnis dalam peralatan serta peningkatan persediaan karena para pelaku pasar usaha khawatir mengenai rantai pasokan dan potensi kenaikkan tarif yang akan membebani di masa yang akan datang.
“Perekonomian Amerika saat ini kami melihat masih terus berkembang, karena juga ditopang oleh meningkatnya pembelian rumah tangga menjelang pemilu dan belanja pemerintah dari sisi pertahanan,” jelas Nico.
Oleh daripada itu, Pilarmas melihat The Fed masih berada di jalur yang tepat untuk menurunkan tingkat suku bunga namun hanya 25 bps saja untuk pertemuan yang diadakan bulan depan. Apabila The Fed menahan tingkat suku bunga karena volatilitas jelang pemilu meningkat, maka terdapat kemungkinan The Fed akan memangkas dua kali lebih banyak pada akhir tahun dimana potensi 50 bps mulai terlihat.
“Hari ini atau nanti, kami menyakini bahwa The Fed akan memangkas tingkat suku bunga khususnya untuk menjaga perekonomian saat ini, di mana inflasi dan ketenagakerjaan masih akan menjadi variable yang akan diperhatikan. Terutama pelaku pasar dan investor yang akan memantau penuh pergerakan menjelang US Election pekan mendatang, dimana Trump saat ini berpotensi untuk menang dari Harris,” terangnya.
Baca Juga
IFG Ingatkan Perlunya Manajemen Risiko Dibalik Penerapan Digitalisasi
Pilarmas juga mencermati bahwa sentimen dalam negeri yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG adalah Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk mengelola kekayaan negara demi kemakmuran rakyat, sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945. BPI Danantara akan fokus pada konsolidasi kekayaan negara untuk optimalisasi dana dengan tata kelola yang baik.
“Kami menilai regulasi yang mengatur Kepala BPI Danantara bertanggung jawab kepada Presiden sudah tepat untuk menghindari intervensi pihak luar maupun politik. Selain itu, dalam pembentukan BPI Danantara ini harus memiliki payung hukum yang jelas agar landasan pembentukan BPI Danantara solid,” pungkasnya.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari Pilarmas Investindo Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)
Support: 296
Resistance: 350
Target harga: 348
PT Timah Tbk (TINS)
Support: 1.285
Resistance: 1.355
Target harga: 1.345
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
Support: 2.360
Resistance: 2.480
Target harga: 2.450

