Tumbuh 14,7%, Pakuwon Jati (PWON) Cetak Laba Bersih 1,96 Triliun di Kuartal III-2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Pakuwon Jati (PWON) membukukan laba bersih sebesar Rp 1,96 triliun per 30 September 2024, naik 14,7% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,71 triliun.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Pakuwon Jati Tbk, Minarto Basuki menjelaskan, peningkatan bottom line PWON sejalan dengan perolehan pendapatan bersih sepanjang sembilan bulan 2024 sebesar Rp 4,79 triliun, naik 4,7% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 4,57 triliun.
Kemudian laba bruto tercatat sebesar Rp 2,72 triliun, naik 8,2% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,51 trilliun. "Adapun laba sebelum pajak atau EBITDA sebesar Rp 2,62 triliun, naik 4,3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,51 triliun," ulas Minarto dalam keterangan tertulis yang dikutip, Selasa (29/10/2024).
Pertumbuhan pendapatan ditopang oleh pendapatan berulang atau recurring revenue Perseroan selama sembilan bulan 2024 yang mencapai Rp 3,81 triliun, naik 11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 3,42 trilliun.
Jumlah tadi terdiri atas pendapatan retail mal sebesar Rp 2,54 triliun, naik 10% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,32 trilliun, pendapatan office leasing sebesar Rp 275 miliar naik sebesar 17% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 234 miliar dan pendapatan hospitality sebesar Rp 987 miliar, naik 14% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 867 miliar.
Development revenue Perseroan sembilan bulan 2024 mencapai Rp 981 miliar turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,15 triliun. Berdasarkan revenue per segment terbagi atas revenue dari: retail leasing 53%, hotel dan serviced apartment 21%, office leasing 6%, condominium 10%, landed houses sales 9% dan office sales 1%.
Marketing Sales
Lebih jauh dijelaskan, perusahaan mencatatkan marketing sales sepanjang sembilan bulan 2024 sebesar Rp 1,13 triliun terutama dari penjualan sejumlah unit apartemen di Pakuwon Mall Surabaya, Pakuwon Residences Bekasi, Eastcoast Mansion Surabaya dan Kota Kasablanka Jakarta dan didukung oleh penjualan unit rumah di township Grand Pakuwon dan Pakuwon City.
Perusahaan mencatat sekitar 64% dari total marketing sales Perusahaan berasal dari program insentif PPNDTP yang dicanangkan pemerintah sejak triwulan 4 tahun 2023.
Komposisi penjualan selama sembilan bulan 2024 terdiri dari landed houses 47% serta condominium dan office sebesar 53%.
Sementara itu, terkait pengeluaran belanja modal sampai September 2024 yang telah dikucurkan oleh Perseroan mencapai sebesar Rp 1,3 triliun, yang digunakan untuk membiayai proyek konstruksi Pakuwon Mall Bekasi, Pakuwon City Mall Surabaya serta untuk pembelian tanah di Semarang, area Pakuwon City dan di Yogyakarta.
Grafik Harga Saham PWON secara Ytd:

