Raksasa Investasi BlackRock Capai Tonggak Sejarah di Aset Digital, 400.000-an Bitcoin Raih Kepercayaan
JAKARTA, investortrust.id - Kepemilikan Bitcoin (BTC) oleh perusahaan manajemen aset BlackRock Inc telah mencapai lebih dari 400.000. Menurut Lookonchain, BlackRock sekarang memiliki total 403.725 BTC, yang bernilai US$ 26,98 miliar.
Hal ini menyoroti investasi besar manajer aset dalam mata uang kripto terkemuka dunia. Kepemilikan BlackRock menandakan komitmennya yang teguh terhadap Bitcoin meskipun harga pasar berfluktuasi.
Mengutip TheCoinrise Media, Senin (28/10/2024) CEO BlackRock Larry Fink, baru-baru ini mengeluarkan pernyataan berani tentang kapitalisasi pasar Bitcoin. “Pembelian BlackRock Inc senilai US$ 2,3 miliar menandakan keyakinan bullish,” katanya.
Secara rinci, khususnya, BlackRock melewati angka 400,000 setelah membeli 34.085 BTC tambahan dalam dua minggu terakhir. Pembelian tersebut diperkirakan menelan biaya sekitar US$ 2,3 miliar. Selera perusahaan manajemen aset raksasa global terhadap Bitcoin telah membuatnya menghabiskan banyak uang untuk mengakumulasi aset digital tersebut.
Akumulasi yang cepat ini menekankan sikap bullish BlackRock terhadap Bitcoin dan keyakinannya akan masa depan. Beberapa investor menganggap ini sebagai sinyal positif untuk Bitcoin, yang harganya mengalami fluktuasi intens akhir-akhir ini.
Baca Juga
Gelontorkan Rp 15,5 Triliun, Aset Raksasa Investasi BlackRock Perbesar Kepemilikan Bitcoin
Meskipun banyak yang mengantisipasi bulan Oktober yang bullish berdasarkan preseden sejarah, Bitcoin dan aset digital lainnya tidak memenuhi ekspektasi. Oleh karena itu, beberapa pihak mengantisipasi Bitcoin mungkin masih memperoleh keuntungan, mengingat pembelian besar-besaran oleh BlackRock.
Adapun sebagian besar akumulasi ini berasal dari arus masuk dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin. BlackRock telah muncul sebagai kekuatan terdepan di pasar ETF, dengan investor institusional lebih memilih perusahaan manajemen aset.
Baca Juga
Reli Mingguan Bitcoin Terhenti, ETF BlackRock Catat Arus Masuk Terbesar Dalam 35 Hari
Beberapa analis bertanya-tanya tentang motif di balik penumpukan Bitcoin ini. Dengan BlackRock yang sudah mendominasi pasar ETF, banyak yang memperkirakan masa depan di mana BlackRock dapat memperluas dominasinya dan menjadi kekuatan finansial yang tak tersentuh.
Pengamat pasar mengatakan bahwa di masa depan BlackRock tidak akan beroperasi sebagai monopoli mengingat posisi strategis pemain lain. Pemain terkenal, Michael Saylor dari MicroStrategy, juga memiliki 252.220 Bitcoin pada 20 September 2024.
Sentimen Pasar dan Prospek Harga
Meskipun spekulasi tersebut masih ada, investor tetap memperhatikan kinerja pasar Bitcoin. Biasanya, pembelian dalam jumlah besar oleh institusi besar berdampak signifikan terhadap sentimen pasar dan pergerakan harga.
Hal ini membangun kembali kepercayaan terhadap potensi Bitcoin, mendorong investor lain untuk melakukan akuisisi. Meningkatnya minat ini berpotensi mendongkrak harga.
Menilik data Coinmarketcap, Senin (28/10/2024) pukul 09.31 WIB harga BTC terpantau naik 1,17% dalam 24 jam terakhir menuju posisi US$ 67.732. Sedangkan dalam sepekan terakhir melemah 1,98% dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 1,33 triliun.
Sementara kapitalisasi pasar kripto global adalah US$ 2,3 triliun, peningkatan 0,91% selama hari terakhir. Total volume pasar kripto selama 24 jam terakhir adalah US$ 47,59 miliar, yang berarti penurunan 4,93%. Dominasi Bitcoin saat ini adalah 58,17%, peningkatan 0,07% selama sehari.

