IHSG Membentuk Minor Bearish Reversal, Waspada Titik Support 7.630 – 7.650
JAKARTA, investortrust.id – Pergerakan pasar saham diprediksi cenderung melemah pada perdagangan sepekan ke depan, periode 28 Oktober – 1 November 2024.
Tim Riset PT Phintraco Sekuritas menyebut, sinyal bearish Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampak sudah terbentuk pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (25/10/2024), di mana IHSG ditutup breaklow level 7.700 dan membentuk pola inverted hammer.
"Kondisi tadi menjadi sinyal awal minor bearish reversal dengan support terdekat di 7.630 – 7.650. Waspadai potensi pelemahan lanjutan di Senin (28/10/2024),’’ urai Tim Riset PT Phintraco Sekuritas dalam riset mingguan yang dikutip, Minggu (27/10/2024).
Dengan titik pivot level 7.700, Phintraco menyebut posisi support IHSG berada pada level 7.650 dan resistance pada level 7.750 untuk perdagangan sepanjang pekan ini.
Baca Juga
Survei Indikator: Pengendalian Harga Kebutuhan Pokok Mendesak Diselesaikan Prabowo
Sementara sentimen pasar pekan ini, pelaku pasar diminta mencermati indikator-indikator ketenagakerjaan i AS yang berpotensi mempengaruhi pandangan pasar terhadap arah kebijakan moneter the Fed di sisa tahun 2024.
Selain itu, pasar akan merespons indeks manufaktur Tiongkok yang diperkirakan sudah kembali ke atas 50 di Oktober 2024.
Dari dalam negeri, fokus pasar masih kepada kinerja emiten kuartal III-2024. Sebagai catatan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dijadwalkan merilis laporan kuartal III-2024 awal pekan ini, diikuti PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).
Baca Juga
Mayoritas Masyarakat Percaya dan Optimistis Prabowo Mampu Atasi Masalah Ekonomi Global
Selanjutnya ada emiten consumer related yakni ICBP dan KLBF yang rilis jelang akhir pekan. ‘’Secara umum, pekan depan merupakan puncak periode rilis kinerja keuangan,’’ ujarnya.
Seiring sentimen tadi Phintraco Sekuritas merekomendasikan 4 saham pilihan untuk pekan ini, yaitu saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).
Grafik Pergerakan IHSG Satu Pekan Terakhir:

