PNM Investment Jagokan Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Pasar Uang, Ini Keunggulannya
JAKARTA, investortrust.id - PT PNM Investment Management menilai reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana pasar uang lebih menarik jika dilihat dari perolehan return (imbal hasil) dalam periode setahun belakangan ini.
Kepala Divisi Investasi PT PNM Investment Management, Bodi Gautama mengatakan, selain return, dua jenis reksa dana tadi juga terbilang minim risiko lantaran volatilitasnya relatif lebih rendah dibandingkan reksa dana saham yang volatilitasnya tinggi.
"Jadi memang di sini ada anomali ya, kalau menurut saya dari teori investasi yang selama ini kita pahami, dari high risk-high return menjadi high risk-low return jadinya," kata Bodi saat menjadi pembicara di acar Focus Group Discussion yang digelar investortrust.id, pekan lalu.
Baca Juga
Newport Marine Services Bookbuilding IPO Kisaran Rp 100 - Rp 120 per Saham
Dirinya berharap ke depannya reksa dana saham dapat membalikkan anomali tersebut, yang mana menurut Bodi secara teori dalam jangka panjang seharusnya reksa dana sahamlah yang lebih unggul.
Kendati begitu, tidak semua reksa dana saham berkinerja kelam. Dikatakan, reksa dana dengan underlaying perbankan mampu memberikan return menarik dibandingkan sektor lainnya.
"Kami sudah melakukan riset juga, jadi beberapa tahun belakang ini memang sektor perbankan itu relatif unggul. Ada beberapa periode di mana sektor perbankan itu turun cukup dalam, namun sebenarnya daya membalnya itu cukup tinggi, jadi balik lagi gitu," sambungnya.
Mengutip data PNM Investment Management, produk reksa dana pendapatan tetap besutannya yakni, PNM Amanah Syariah Kelas A mampu mencatatkan return 5,07% per tahun (year on year/yoy), disusul PNM Dana Sejathtera II dengan return 4,92% per tahun, dan PNM Dana Surat Berharga Negara II Kelas dengan return 6,38% per tahun.
Baca Juga
Sedangkan produk reksa dana pasar uang meliputi, PNM Dana Tunai dengan return 5,28% per tahun, disusul PNM Dana Kas Platinum 2 dengan return 5,08% per tahun, dilanjut PNM Arafah dengan return 4,95% per tahun.
Berbanding terbalik dengan produk reksa dana saham yang mencatatkan return negatif yakni PNM Saham Agresif sebesar 4,15% per tahun dan PNM Ekuitas Syariah sebesar 6,11% per tahun.

