Saham Trimuda Nuansa (TNCA) ke Luar dari PPK BEI hingga Rencana Aksi Korporasi Ini
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengeluarkan saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) mulai sesi I perdagangan saham, Selasa (15/10/2024. Sedangkan manajemen dalam penjelasan resmi menyebutkan bahwa perseroan akan menggelar aksi korporasi untuk mendapatkan modal dari investor atau pemegang saham.
Saham TNCA sebelumnya masuk papan pemantauan khusus (PPK) Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah transaksi saham ini dihentikan sementara atau suspensi lebih dari satu hari akibat lonjakan harga. Saham ini sempat diperdagangan dengan mekanisme full call auction (FCA) sepanjang 4-14 Oktober 2024.
Baca Juga
Selama di papan pemantauan khusus, saham TNCA mencatatkan penurunan, dibandingkan dengan harga penutupan sebelum masuk PPK BEI. “Dengan ini bursa mengumumkan pencabutan efek besifat ekuitas TNCA dari papan pemantauan khusus dan kembali masuk papan pengembangan mulai 15 Oktober,” tulis penguman resmi BEI, Senin (14/10/2024).
Sementara itu, manajemen TNCA dalam jawaban tertusli kepada BEI menyebutkan bahwa perseroan akan melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat. Aksi korporasi dilakukan perseroan untuk mendapatkan modal dari investor atau pemegang saham.
Perseroan juga berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 31 Oktober 2024 dengan agenda perubahan susunan dewan direksi dan komisaris TNCA. Hal ini dilakukan setelah dirut Arifin Seman dan direktur Femmy Osito mengajukan surat pengunduran diri.
Baca Juga
GMF Aero Asia (GMFI) Rights Issue, Garuda (GIAA) Eksekusi Saham lewat Inbreng Aset Rp 418 Miliar
Hingga semester I-2024, TNCA membukukan kenaikan pendapatan dari Rp 32,30 miliar menjadi Rp 35,87 miliar. Sedangkan laba tahun berjalan turun dari Rp 1,64 miliar menjadi Rp 791,06 miliar.
Sekedar informasi, TNCA merupakan emiten yang sebagian besar atau mencapai 31,62% sahamnya dikuasai PT Akulaku Silvrr (Akulaku) yang disokong Jack Ma. Sisanya dimiliki Holyhead East Limited sebanyak 27%, PT Asuransi Intra Asia 5%, dan masyarakat 36%.
Grafik Saham TNCA

