Pertumbuhan Kuat Diprediksi Berlanjut, Begini Prospek dan Target Saham Midi Utama (MIDI)
JAKARTA, investortrust.id – Pertumbuhan kinerja keuangqan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) diproyeksikan tetap pesat hingga akhir tahun. Pertumbuhan tersebut ditopang sejumlah factor, ekspansi gera, ragam produk yang dijual, dan focus pasar.
Mirae Asset Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan pendapatan perusahaan pengelola mini market Alfamidi Utama dan Alfamidi Super ini diprediksi meningkat menjadi rp 19,69 tirliun dan laba bersih diprediksi mencapai Rp 591 triliun sampai akhir 2024. Angka tersebut melesat dari raihan pendapatan dan laba tahun lalu masing-masing Rp 17,35 triliun dan Rp 517 miliar.
Baca Juga
Ruang Pertumbuhan Kinerja masih Besar, Saham Midi Utama (MIDI) Jadi Pilihan
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Abyan Yuntoharjo memaparkan, target pertumbuhan kuat MIDI optimistis berlanjut didukung fokus perseroan membidik pasar segmen menengah ke atas. Kenaikan juga terbantu sebanyak 50% gerai MIDI di luar Pulau Jawa yang nota bene berhasil cetak pertumbuhan dua digit. Pertumbuhan juga didukung penambahan jaringan gerai dan penguatan format gerai perseroan.
"Pertumbuhan juga didukung focus perseroan untuk menjual produk home personal and care (HPC) dan makanan segar yang memiliki dengan margin tinggi. Kemudian menutup sejumlah gerai dengan kinerja buruk," tulis Abyan dalam catatan risetnya Jumat, (11/10/2024).
Baca Juga
Saham 4 Emiten Ritel Ini Direkomendasikan Beli, Sekuritas Ini Ungkap Analis Berikut
"Dalam jangka panjang, kami memperkirakan margin kotor perseroan akan terus meningkat, seiring dengan pertumbuhan produktivitas toko didorong oleh makanan segar dan non-makanan (HPC) yang menawarkan margin lebih tinggi," ulas Abyan.
Selain itu, dia mengatakan, opex perseroan diperkirakan tetap terkendali didukung focus MODO ekspansi ke luar Jabodetabek yang memiliki biaya sewa lebih murah dan gaji yang lebih rendah. Hal ini mendorong Mirae merekomendasikan beli saham MIDI dengan target harga Rp 540 per saham.
Grafik Saham MIDI

