Jumlah Investor Tembus 14 Juta SID, BEI: Partisipasi Generasi Muda di Pasar Modal Tinggi
JAKARTA, investortrust.id – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) jumlah investor pasar modal di Indonesia yang telah melampaui 14 juta single investor identification (SID), tepatnya sebanyak 14.001.651 SID hingga Kamis, (3/10/2024).
Angka tersebut tumbuh dari akhir tahun lalu sebesar 12.168.061 SID. Lebih rinci, sekitar 79% dari total investor baru berusia di bawah 40 tahun. Hal ini menunjukkan tingginya partisipasi dan ketertarikan generasi muda dalam berinvestasi di pasar modal.
BEI menyebut, pencapaian ini diraih berkat sinergi antara BEI dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organizations (SRO), serta para pemangku kepentingan lainnya, dan didorong oleh strategi inovasi digitalisasi edukasi yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat yang senantiasa dilakukan oleh BEI.
Baca Juga
Habco (HATM) Stop Kontrak Sewa Kapal Milik Cakra Buana (CBRE), Ini Penyebabnya
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menuturkan, industri pasar modal memiliki peran yang sangat penting untuk mendorong pertumbuhan perekonomian negara. Adapun, pertumbuhan investor yang disertai dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat diharapkan dapat memperkuat daya tahan pasar modal Indonesia dalam menghadapi dinamika global, termasuk aliran dana investor asing.
“Pasar modal Indonesia yang maju dan stabil akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Walau demikian, hal tersebut tetap harus disertai dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, sektor bisnis, dan masyarakat,” ujar Iman dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (11/10/2024).
Sebagai informasi, sepanjang tahun 2024, BEI telah mengadakan 19.779 kegiatan edukasi yang menjangkau lebih dari 24 juta peserta. Kegiatan yang dimaksud termasuk Sekolah Pasar Modal (SPM), program Duta Pasar Modal (DPM), dan berbagai webinar yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat di seluruh Indonesia tentang investasi.
BEI juga aktif mengkampanyekan gerakan #AkuInvestorSaham, yang sukses menarik perhatian generasi muda.
Baca Juga
WSBP Catat Kontrak Baru Rp 1,73 Triliun, Optimistis Capai Target Tahunan Rp 2,3 Triliun
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, angka jumlah investor pasar modal saat ini sebenarnya masih sedikit, khususnya jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia. Meski demikian, dengan semakin berkembangnya digitalisasi teknologi saat ini maka semakin banyak pula perusahaan sekuritas yang menyediakan wadah bagi investor untuk bertransaksi saham.
“Hal tersebut dapat semakin memudahkan masyarakat Indonesia untuk menjadi investor di pasar modal Indonesia,” urai Jeffrey.
Lebih lanjut, sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan, BEI terus mengembangkan infrastruktur digitalnya. Platform IDX Mobile yang saat ini sudah memiliki 193.968 pengguna, kini menjadi salah satu pilar edukasi digital yang memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan informasi pasar modal yang mudah diakses dan akurat. Pengembangan digital ini adalah bagian dari strategi BEI dalam mengatasi tantangan akses literasi pasar modal di Indonesia. (CR-4)

