Baru Listing, Verona Pictures (VERN) Bidik Pendapatan Rp 350 Miliar Tahun 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar Rp 250-350 miliar hingga akhir tahun 2024. Target tersebut sejalan dengan ekspansi yang dilakukan perseroan dalam waktu dekat ini.
Target tersebut disampaikan oleh Komisaris Utama VERN, Bedy Kunady saat ditemui dalam cara Seremoni pencatatan perdana saham VERN di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (8/10/2024).
"Kami juga akan masuk ke dunia layar lebar kemudian tayangan over the top (OTT) atau streaming yang kami intensifkan, sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, menargetkan pendapatan dua kali dari target di tahun 2024," kata Bedy kepada wartawan.
Baca Juga
Resmi Melantai di Bursa, Saham Verona Pictures (VERN) Menguat Tipis-Tipis
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama VERN, Pie Titin Suryani mengatakan perseroan sudah menyiapkan produksi lima hingga enam judul film layar lebar.
"Terus untuk ke depannya memang langkah kami lebih juga penambahan bisnisnya di layar lebar Verona. Jadi kami sudah siapkan lima hingga enam judul yang akan kita kerjakan yang saat ini akan segera dan beberapa juga sudah jalan untuk langkah ke depan. Karena melihat eforia penonton saat ini dan ekosistem penonton film layar lebar itu meningkat dengan pesat," ujar Titin Suryani.
Di samping itu, dalam hajatan initial public offering (IPO), Verona Pictures meraup dana Rp 218,72 miliar. Verona Pictures juga mendapatkan dana sebesar Rp 121,13 miliar dari penjualan Waran Seri I.
Baca Juga
Verona Pictures Tetapkan Harga IPO Saham Rp 195 per Unit, Dananya untuk Pacu Produksi Film
Dana hasil IPO sebesar 7,7% akan digunakan untuk akuisisi property berupa tanah dan bangunan dengan luas tanah sebesar 160m2 dan luas bangunan sebesar 1.060 m2 yang berlokasi di Graha Arteri Mas, Jakarta Barat.
Sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan, meliputi namun tidak terbatas untuk pembiayaan kegiatan produksi atau akuisisi film, sinetron maupun serial digital dan kegiatan pemasarannya, serta untuk pembiayaan kebutuhan operasional Perseroan.

