Verona Pictures Tetapkan Harga IPO Saham Rp 195 per Unit, Dananya untuk Pacu Produksi Film
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan yang bergerak di bisnis hiburan dan produksi film, PT Verona Indah Pictures Tbk mematok harga pelaksanaan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) Rp 195 per saham.
Adapun proses penawaran umum saham perdana (offering) PT Master Print Tbk berlangsung mulai hari ini, 2 Oktober 2024 hingga 4 Oktober 2024. Sementara tanggal pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 8 Oktober 2024.
Dalam hajatan besar ini, Verona Indah Pictures menawarkan dan menerbitkan sebanyak 1,12 miliar lembar saham baru dengan nilai nominal Rp 80 per unit.
Dikutip dari prospektus IPO, Rabu (2/10/2024) disebutkan, Jumlah saham yang ditawarkan dalam rangka IPO tersebut mewakili sebanyak 23,54% dari ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan pasca IPO.
Baca Juga
Master Print Patok Harga IPO Rp 128 per Saham, Berpotensi Raup Dana Rp 55,68 Miliar
Dengan harga pelaksanaan Rp 195 per saham, maka perseroan akan meraup dana segar hasil IPO sebesar Rp 218,72 miliar. IPO tersebut dibantu oleh PT UOB Kay Hian Sekuritas yang bertidak sebagai penjamin pelaksana sekaligus penjamin emisi efek IPO.
Pihak penjamin pelaksana emisi menyatakan kesanggupan penuh (full commitment) terhadap saham IPO yang tidak terserap di masa penawaran umum.
Bersamaan dengan IPO saham, Verona Indah juga menerbitkan sebanyak 560,82 juta lembar Waran Seri I, atau sebanyak 15,39% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini disampaikan.
Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan.
Setiap pemegang 2 Saham Baru Perseroan berhak memperoleh 1 Waran Seri I, di mana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Harga pelaksanaan waran ditetapkan Rp 261 dengan nilai pelaksanaan sebesar Rp 121,14 miliar.
Baca Juga
Adapun dana hasil IPO rencananya akan dialokasikan sebesar 7,70% untuk akuisisi properti berupa tanah dan bangunan dengan luas tanah sebesar 160 m2 dan luas bangunan sebesar 1.060 m2 yang berlokasi di Graha Arteri Mas, Jakarta Barat.
Status dan Sertifikat tanah tersebut saat ini adalah tanah bersertifikat hak milik atas nama Pie Titin Suryani. Terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dengan Pie Titin Suryani yang merupakan pihak yang mengendalikan Perseroan.
Sisa dana IPO akan digunakan untuk modal kerja Perseroan, meliputi namun tidak terbatas untuk pembiayaan kegiatan produksi dan/atau akuisisi film/sinetron/serial digital dan kegiatan pemasarannya, serta untuk pembiayaan kebutuhan operasional Perseroan.

