Gerak IHSG Dibayangi Sentimen Perang Dagang hingga Pembentukan Kabinet Prabowo
JAKARTA, investortrust.id – PT Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksi indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.465– 7.675, pada perdagangan, Selasa (8/10/2024).
Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, pasar saham masih dibayangi ketidakpastian, meski begitu IHSG mulai dijaga di level 7.455.
Sementara itu, imbal hasil obligasi diharapkan dapat dijaga dengan baik di kisaran 6,75%. ‘’Sisanya, tinggal ekspektasi pelaku pasar dan investor terhadap risiko yang ada saat ini,” tulis Maximilianus Nico Demus dalam riset hariannya, Selasa (8/10/2024).
Pada skala global, Pilarmasmencermati pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh sentimen perang dagang yang kembali terjadi antara Uni Eropa dan China, di tengah situasi dan kondisi yang memang kurang menguntungkan untuk saat ini karena penuh dengan kekhawatiran.
Baca Juga
‘’Uni Eropa akhirnya akhir pekan kemarin resmi memberikan suara untuk mengenakan tarif setinggi 45% pada kendaraan listrik dari China,’’ kata dia.
Sepuluh negara menyatakan mendukung diberlakukannya tarif tersebut mulai dari Bulgaria, Denmark, Estonia, France, Ireland, Italy, Latvia, Lithuania, Netherlands, dan Poland. Namun lima negara lainnya seperti Jerman, Hungary, Malta, Slovakia dan Slovenia memberikan suara yang menentang serta dua belas negara abstain dari pemungutan suara tersebut.
“Saat ini, Eropa ingin mengurangi ketergantungan dengan China, terutama apabila temuan tersebut terbukti dimana persaingan bisnis yang disponsori oleh negara, merupakan ancaman bagi Uni Eropa. China mengusai hampir 8% dari pangsa pasar tersebut dan pangsa penjualan kendaraan listrik di Uni Eropa dari China telah mengalami kenaikkan hingga 20% dalam tiga tahun terakhir,” tuturnya.
Terakhir, sentimen dari dalam negeri yaitu Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang akan membentuk Kementerian Penerimaan Negara dalam kabinetnya dinilai akan mempengaruhi pergerakan IHSG.
Baca Juga
Deretan Saham Syariah Potensi Cuan Hari Ini, Intip Target Harganya
Hashim Djojohadikusumo, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, menyebutkan bahwa kementerian ini bertujuan untuk memaksimalkan pendapatan negara, dengan target meningkatkan rasio penerimaan negara dari 12% menjadi 23% dalam lima tahun kepemimpinan Prabowo.
“Kami menilai pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN) harus dirancang dengan baik dan tanpa intervensi politik agar hasil kinerjanya optimal. Dengan rasio pajak yang meningkat, harapannya kualitas ekonomi di Indonesia juga semakin meningkat,” tutup Nico.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari Pilarmas Investindo Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)
Support: 605
Resistance: 665
Target harga: 655
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
Support: 1.360
Resistance: 1.465
Target harga: 1.455
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
Support: 59
Resistance: 64
Target harga: 63.

