IHSG Dibuka Anjlok Dipicu Penurunan Saham Ini, Sebaliknya PYFA dan MBSS Perkasa
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/9/2024), dibuka melemah 22,63 poin (0,29%) menjadi 7.674. Bahkan, hingga pukul 09.05 WIB, koreksi telah mencapai 60 poin. Pelemahan dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham.
Koreksi melanda saham sektor keaungan, sektor teknologi, sektor property, sektor consumer primer. Sebaliknya penguatan melanda saham material dasar, sektor kesehatan, sektor industry, sektor transportasi, dan sektor energi.
Baca Juga
Rugi Perusahaan Kakak Kandung Hary Tanoe Ini (ZBRA) kian Membengkak
Meski IHSG dibuka anjlok, sejumlah saham ini kembali melesat, yaitu saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menguat 17,27% menjadi Rp 258, PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) naik 18,64% menjadi Rp 1.400, dan PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) menguat 10,26% menjadi Rp 129.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda tiga saham berikut, yaitu PT Putra Mandiri Jembar Tbk (PMJS), PT Voksel Electric Tbk (VOKS), dan PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA).
Baca Juga
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup melemah sebayak 47,6 poin (0,61%) ke level 7.696,92. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 493,25 miliar, yaitu terbanyak saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 459,94 miliar, PT Bank Mandiri TbK (BMRI) Rp 459,41 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 245,14 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 105,44 miliar.
Pelemahan IHSG akhir pekan lalu dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor infrastruktur 0,71%, sektor industry 0,42%, sektor keuangan 0,39%, sektor material dasar 0,30%, sektor consumer non primer 0,28%, dan sektor transportasi 0,21%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor sektor energi 1,10%, sektor property 0,60%, sektor kesehatan 0,22%, dan sektor teknologi 0,14%.

