Melesat dan Diborong Asing Agustus 2024, Seberapa Jauh Saham BRI (BBRI) bisa Naik?
JAKARTA, investortrust.id – Tingkat kenaikan harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sepanjang bulan Agustus 2024 berjalan atau month to date (Mtd) tercatat paling tinggi di antara empat bank. Tak hanya itu, BBRI tercatat sebagai saham yang agresif diborong pemodal asing.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BBRI telah melesat dari level akhir Juli 2024 Rp 4.670 menjadi Rp 5.250 pada perdagangan intraday, Senin (26/8/2024). Dengan demikian, saham bank pelat merah ini telah melesat 12,41%. Sedangkan sesi I hari ini, saham BBRI telah 1,94% menjadi Rp 5.250 dan sempat menyentuh level Rp 5.275.
Baca Juga
Milestone Sejarah Inklusi Keuangan di Indonesia, Jumlah AgenBRILink Tembus 1 Juta
Penguatan tersebut jauh mengalahkan tiga saham bank papan atas lainnya, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 1,23%, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 11,62%, dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 8,49%.
Selain menjadi saham bank dengan penguatan paling pesat sepanjang Agustus 2024 berjalan, saham BBRI tercatat sebagai saham yang paling diminati investor asing. Berdasarkan data net buy saham BBRI telah mencapai Rp 1,62 triliun di pasar regular sepanjang bulan ini atau menempati peringkat kedua sebagai saham yang paling diminati asing. Sisanya BMRI Rp 3,43 triliun dan BBCA Rp 1,53 triliun.
Lalu, bagaimana target harga sahamnya? Sucor Sekuritas dalam riset yang diterbitkan pekan lalu memasang rekomendasi beli saham BBRI dengan target harga Rp 6.000. Target tersebut juga mempertimbangkan proyeksi kenaikan laba bersih perseroan menjadi Rp 57,87 triliun tahun ini dan diharapkan melambung menjadi Rp 61 triliun tahun depan.
Baca Juga
Dorong Produktivitas, BRI (BBRI) Eksplorasi Kecerdasan Buatan
Begitu juga dengan Mandiri Sekuritas meyakini bahwa performa BRI semester II akan lebih kuat dengan pemulihan tingkat keuntungan, sehingga perseroan tetap bisa mempertahankan rasio dividen tinggi tahun depan. Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp 6.000 untuk saham BBRI.
Begitu juga dengan Sinarmas Sekuritas dalam riset terakhirnya mempertahanan rekomendasi beli saham BBRI dengan target harga Rp 5.625. Target tersebut mempertimbangkan potensi perbaikan sejumlah indicator perseroan pada paruh kedua tahun ini. Target tersebut juga mempertimbangkan potensi pemangkasan suku bunga.
Grafik Saham 4 Bank Terbesar Agustus

