Didukung Penjualan Otomotif bakal Bangkit, Saham Sumber Sinergi (IOTF) bisa Menuju Rp 200
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) berpotensi ikut terkerek di tengah mulai bangkitnya saham sektor teknologi dan digital. Peluang penguatan saham perseroan juga didukung tren peningkatan permintaan produk perseroan.
Sumber Sinergi merupakan emiten penyedia GPS tracker fox lagger berbasis internet of things (IoT). Perseroan menyediakan produk GPS untuk semua kendaraan baik roda empat hingga ruda dua.
Baca Juga
Listing Perdana, Saham Fox Logger (IOTF) Lompat hingga Tembus ARA
Seorang sumber dari pasar menyebutkan bahwa penjualan produk perseroan sejalan dengan tren penjualan otomotif. Dengan potensi pemangkasan suku bunga diharapkan industry otomotif kembali bangkit dan secara bersamaan mengerek permintaan terhadap produk IOTF.
Tak hanya itu, dia mengatakan, secara keuangan IOTF masih berhasil mempertahankan kinerja keuangan positif sampai semester I-2024. Laba bersih mencapai Rp 167,55 juta dan penjualan senilai Rp 28,67 miliar, meski terjadi penurunan, realisasi tersebut masih terlihat positif. Hal ini bisa menjadi potensi penguatan harga saham IOTF.
Guna memperkuat kinerja keuangan, terang dia, terbuka peluang IOTF bekerja sama dengan perusahaan otomotif dengan menjadi pemegang saham perseroan. Penguatan kinerja keuangan juga akan dilakukan dengan serangkaian ekspansi dan penambahan layanan produk yang ditawarkan ke pelanggan.
Baca Juga
Penawaran Saham IPO Sumber Sinergi (IOTF) Rp 100/Lembar, Pantau Penggunaan Dananya
Sumber Sinergi (IOTF) juga masih memiliki waran yang bisa menjadi sumber pendanaan baru setelah dilakukan penebusan waran tersebut menjadi saham. Sejumlah factor tersebut diharapkan bisa mengerek harga saham IOTF dengan target harga menuju Rp 200 per saham dalam beberapa hari ke depan.
Secara teknikal, sebutnya, tren penurunan saham IOTF mulai melandai dan peluang penguatan kini terbuka lebih besar. Apalagi harga saham IOTF saat ini sudah jauh di bawah harga tertingginya Rp 270 per saham dalam 52 pekan terakhir.
Grafik Saham IOTF

