Penawaran Saham IPO Sumber Sinergi (IOTF) Rp 100/Lembar, Pantau Penggunaan Dananya
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan teknologi PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) membuka masa penawaran umum saham dalam rangka initial public offering atau IPO.
Masa penawaran umum IOTF berlangsung hari ini, Jumat 29 September 2023 hingga Rabu pekan depan, 4 Oktober 2023. Adapun harga penawaran saham sebesar Rp 100 per lembar saham.
Sebelumnya pada agenda bookbuilding, Perseroan memberikan harga penawaran saham di rentang harga Rp 100 – Rp 120. Artinya Perseroan berpotensi meraup dana hasil IPO Rp 110 miliar.
Baca Juga
Masa Penawaran Saham Kokoh Exa (KOCI) Dibuka Hari Ini, Harga IPO Rp 120/Lembar
Dalam hajatan ini, perusahaan yang bergerak di bisnis distributor dan instalasi perangkat global positioning system (GPS) untuk otomotif dan logisti. akan melepas sebanyak 1,1 miliar lembar saham biasa atas nama yang berasal dari portepel.
Jumlah tersebut mencerminkan sebanyak 20,83% dari modal disetor dan ditempatkan penuh Perseroan setelah IPO.
Menyertai IPO, Perseroan juga menerbitkan waran sebanyak 1,1 miliar lembar dengan harga pelaksanaan Rp 130. Jumlah waran yang diterbitkan setara dengan 26,32% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum disampaikan. Adapun perkiraaan dana dari waran sebesar Rp 143 miliar.
Baca Juga
IPO ini dibantu oleh dua sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi yaitu PT Shinhan Sekuritas Indonesia dan PT KB Valbury Sekuritas Indonesia.
Terkait penggunaan dana IPO, dalam prospektusnya Perseroan menyebut seluruh dana yang diperoleh, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja dalam rangka pembelian persediaan berupa perangkat GPS tracker GT06N sekitar 150.000 unit.
Kemudian ET200 sekitar 120.000 unit, OBD sekitar 80.000 unit, X3 sekitar 22.500 unit, WETRACKLITE sekitar 22.500 unit, dan model GPS Tracker lainnya, serta perangkat pendukung (soket, kabel ties, Nitto, dan lain-lain), yang seluruhnya akan dibeli dari Shenzhen Jimi Iot Co., Ltd. (JIMI IOT).
“Sebagai pemasok Perseroan dan selanjutnya akan dijual kembali oleh Perseroan dalam rangka pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan,” tulis Manajemen IOTF dalam prospektus.

